Gambar

Gambar

Iklan

Proyek "Asal Jadi" di Majalengka Bikin Gerah, DPRD Siapkan "Taji" Baru!

Redaksi one
Kamis, 21 Mei 2026
Last Updated 2026-05-21T09:52:06Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 



MAJALENGKA, THE REAL NEWS ONE – Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka akhirnya menabuh genderang perang terhadap praktik proyek konstruksi yang "asal-asalan". Setelah memantau kondisi lapangan selama dua tahun terakhir, DPRD menilai ada banyak kejanggalan yang tak bisa lagi dibiarkan.


Sorotan tajam ini dilontarkan Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin, usai Rapat Paripurna yang digelar Rabu (20/05/2026). Ia secara tegas menyebut bahwa kualitas pembangunan daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja.


Deretan Masalah yang "Membatu"

Iing mengungkapkan bahwa temuan di lapangan sudah menjadi "penyakit kronis" yang berulang, di antaranya:

 * Kualitas Buruk: Banyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

 * Proyek Molor: Pengerjaan yang melampaui target waktu yang ditentukan.

 * Polemik Tender: Proses pengadaan barang dan jasa yang kerap memicu pertanyaan publik.


Ironisnya, saat masyarakat mengadu, penyelesaian di lapangan sering kali menemui jalan buntu. "Ketika masyarakat mengadu, sering kali penyelesaiannya mentok karena belum ada aturan daerah yang tegas," ungkap Iing.


Perda Baru Jadi "Senjata" Utama

Menjawab kebuntuan tersebut, Komisi III DPRD Majalengka kini mendorong lahirnya Raperda Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi. Regulasi ini diharapkan menjadi "payung hukum" yang kuat untuk memperketat pengawasan.


Iing menegaskan bahwa Perda ini tidak hanya akan mengatur soal teknis pembangunan, tetapi juga menyasar hal-hal krusial, seperti:

 1. Sertifikasi: Memastikan seluruh pihak yang terlibat memiliki kompetensi resmi.

 2. Koordinasi: Memperkuat sinergi antara DPRD, masyarakat, dan Inspektorat.

 3. Sanksi Tegas: Memberikan efek jera bagi pelanggar yang berani mempermainkan uang rakyat.


"Perda ini penting agar ada kepastian hukum. Jangan sampai pembangunan yang dibiayai uang rakyat justru menghasilkan kualitas buruk," tegas Iing menutup pernyataannya.


Langkah DPRD ini menjadi angin segar bagi warga Majalengka yang berharap pembangunan di wilayahnya ke depan lebih berkualitas, transparan, dan tepat sasaran.**

(Agung)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl