Gambar

Gambar

Iklan

OPINI/EDITORIAL. PCMB 2026: JANGAN SALAHKAN SISTEM KALO ANDA YANG "TIDAK MEMILIH"

Redaksi one
Sabtu, 13 Juni 2026
Last Updated 2026-06-13T12:26:32Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 




REAL NEWS ONE -Majalengka – Tanggal 13 Juni 2026 pukul 13.00 WIB bukan deadline biasa. Itu "garis finish" logika. Disdik Jabar sudah buka kartu tanda strip `(-)` di peringkat akun realita. Bukan diskriminasi, bukan konspirasi. Itu matematika kuota. Simpel, tapi banyak yg nggak siap nerima.

Disdik Jabar melalui Kadisdik Purwanto bilang, "calon murid berhak menerima/menolak hasil pemetaan". Betul 100%. Tapi hak tanpa keputusan itu ibarat punya gerobak cilok tapi nggak pernah mangkal. Gerobaknya ada, tapi rezeki nggak akan datang sendiri. Sistem sudah kasih 3 tahap konfirmasi. Kalo 3x kesempatan masih dilewat sambil "nanti aja ah", itu namanya bukan korban sistem. Itu korban keraguan sendiri.

Kadisdik tegas strip berarti "belum masuk kuota". Sakit ? Iya. Tapi jujur. Lebih baik ditampar data jam 13.00 WIB hari ini, daripada ditampar realita 1 tahun ke depan sambil gigit jari. Nggak lolos di Tahap 1 bukan akhir dunia. Itu data. Data cuma bilang "peringkat/nilai Anda belum cukup untuk kuota sekolah ini". Orang cerdas nerima data, lalu bergerak. Orang baper nyalahin server http://spmb.jabarprov.go.id.

Ini tamparan paling nendang dari Disdik yang diam, yg nggak klik "Terima/Tolak", statusnya "quo" lalu "gugur". Artinya apa? "Nggak milih" itu tetap sebuah pilihan. Pilihannya adalah menyerahkan nasib ke algoritma dan kuota sisa Tahap 2. Kalo rezekinya ada di Tahap 2, alhamdulillah. Kalo kuota udah habis, jangan salahkan siapa-siapa. Server nggak pernah tidur. Yang tidur siapa?

Udin sama Briyan dari Majalengka aja rela PP Lembang 5 hari buat belajar pakan ayam. Masa urusan masa depan anak cuma "nunggu strip jadi angka" sambil rebahan scroll TikTok? Juang itu capek, Bu Pak. Tapi lebih capek nyesel seumur hidup gara-gara telat klik 1 menit pas jam 12.59 WIB.

Pemerintah Provinsi Jabar sudah transparan 100%. Gratis, online, real time. Nggak ada pungli, nggak ada calo titip absen. Yang tersisa tinggal 1 variabel penentu KEPUTUSAN ORTU dan CALON MURID.

Jadi mulai hari ini, stop nanya "kenapa anak saya nggak lolos Pak?". Mulai nanya ke diri sendiri jam 12.59 WIB "Saya mau klik TERIMA, TOLAK, atau GUGURKAN diri sendiri ?"

Ingat rumus tajam mempesona Kuota nggak kenal "anak siapa". Kuota kenal 2 hal ANGKA dan KEPUTUSAN TEPAT WAKTU.

Akses mandiri di http://spmb.jabarprov.go.id. Nggak usah ke sekolah nanya "Pak strip saya kapan jadi angka?". Jawabannya udah ada di layar HP Bapak Ibu sendiri. Cek sekarang, sebelum jam 13.00 WIB jadi sejarah.
Redaksi RNO
Oleh : kang obykresn


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl