Gambar

Gambar

Iklan

Saat Nasi Anak Bangsa Digerebek Jaksa: Kejagung Obrak-abrik BGN, Prabowo Tidak Main-Main Lagi".

Redaksi one
Selasa, 02 Juni 2026
Last Updated 2026-06-03T05:07:39Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 


 

 MBG Adalah Sumpah Prabowo ke Anak Indonesia. Yang Main-Main, Silakan Hadap Jaksa.



REAL NEWS ONE -Jakarta -  
Rabu, 3 Juni 2026. Pagi itu langit Jakarta mendung. Tapi yang lebih mendung adalah wajah para penghuni kantor Badan Gizi Nasional BGN.


Tanpa basa-basi, tanpa amplop, tanpa "koordinasi dulu Pak"... Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung masuk. Mengobrak-abrik laci. Menyita dokumen. Menggeledah ruang demi ruang.


Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry, cuma bilang singkat ke wartawan :  


"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN." Titik. Tidak banyak kata. Karena Jaksa bekerja dengan bukti, bukan konferensi pers.


Belum dijelaskan kasusnya apa. Tapi publik sudah paham kode alamnya Jika Jaksa sudah turun ke dapur, berarti ada yang busuk di perutnya.


 Ini Bukan Berita Biasa. Ini Surat Cinta Prabowo untuk Anak Indonesia "Kejagung geledah BGN". 

"Prabowo kirim pasukannya untuk menyelamatkan sesuap nasi anak bangsa".


Kenapa ? Karena beberapa hari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sendiri yang memerintahkan evaluasi total pimpinan BGN. Nama Dadan Hindayana, Lodewijk Paulus, Sony Sanjaya ikut dievaluasi. 


 MBG bukan program. MBG adalah sumpah. Sumpah seorang jenderal purnawirawan kepada 82 juta anak Indonesia: "Kalian wajib makan bergizi. Titik."


Ketika sumpah itu dikhianati di lapangan, ketika realita MBG jauh dari harapan... Prabowo tidak memanggil konsultan. Prabowo memanggil Jaksa.


Itu bedanya pemimpin dengan tukang janji. Tamparan Untuk Oknum Yang Merasa Aman:

Saudara-saudara yang bermain di balik meja BGN, dengarkan baik-baik:


MBG itu bukan proyek APBN biasa. MBG itu proyek "air mata ibu-ibu". Setiap telur, setiap susu, setiap nasi... itu titipan doa emak-emak di dapur yang rela puasa demi anaknya bisa makan di sekolah.


Jika ada tangan-tangan kotor yang menjadikan MBG sebagai "ladang koordinat", "ladang mark up", "ladang bancakan"... maka hari ini Jaksa sudah berdiri di depan pintu Anda.


Kejagung tidak main tebak-tebakan. Jika hari ini cuma "geledah", besok bisa "Borgol". Jika hari ini cuma "sita dokumen", besok bisa "sita kebebasan Anda".


Ingat pesan Jaksa Agung ST Burhanuddin: *"Koruptor MBG itu lebih kejam dari koruptor jalan. Dia mencuri gizi dari otak anak bangsa. Itu pengkhianatan negara."

 

Tanpa gaduh. Tanpa umbar janji. Tanpa pencitraan. 


Kejagung bekerja dalam senyap, lalu menghantam seperti petir. Itu gaya Satria Penegak Hukum.


Publik butuh itu. Publik muak dengan "rapat evaluasi". Publik butuh "penggeledahan nyata". 


Terima kasih Kejagung. Anda baru saja membuktikan: Hukum di negeri ini masih punya taring. Dan taring itu bernama Adhyaksa.


Bapak Ibu guru, ibu-ibu PKK, adik-adik siswa... 


Berita ini harusnya bikin kita merinding. Bukan karena takut. Tapi karena bangga. 


Bangga punya Presiden yang berani "mengorbankan anak buahnya sendiri" demi anak bangsa. 

Bangga punya Jaksa yang berani "menggeledah kantornya sendiri" demi keadilan.


MBG di lapangan mungkin masih jauh dari harapan. Dapur SPPG masih ada yang telat, menu masih ada yang kurang. Tapi hari ini kita lihat: *Harapan itu sedang dibela dengan pasal pidana.


Jika ada oknum yang masih berani main-main... silakan. Pintu Kejagung sudah terbuka lebar. Tinggal Anda pilih: masuk sebagai saksi, atau keluar pakai rompi oranye.

  

Sejarah nanti akan mencatat Bangsa besar lahir bukan dari gedung mewah, tapi dari dapur anak-anaknya yang kenyang.


Hari ini, Kejagung mengingatkan kita semua: "Dapur negara tidak boleh diganggu. Karena di situlah masa depan bangsa dimasak."


Prabowo sudah kasih komando. Kejagung sudah kasih bukti. 


Sekarang giliran kita: kawal, awasi, laporkan. Jangan biarkan "nasi anak bangsa" jadi dingin karena ulah oknum.

Redaksi RNO


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl