Gambar

Gambar

Iklan

“Rp 879 Juta untuk Sekolah Layak, SDN Baturuyuk Dibiarin Tunggu Roboh” Investigasi Kecil Wajah Ketimpangan Pendidikan di Majalengka.

Redaksi one
Kamis, 21 Mei 2026
Last Updated 2026-05-21T18:30:56Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini




REAL NEWS ONE majalengka - Ambil kalkulator. Ketik 879.229.330. Angka itu bukan gaji pejabat, bukan proyek tol. Itu uang negara untuk memperbaiki sekolah yang sebetulnya masih berdiri tegak.


Selamat datang di SDN 1 Majalengka Kulon.  

Temboknya belum retak. Atapnya belum bocor. Tapi tahun anggaran 2026, sekolah ini dapat kucuran Program Bantuan Presiden senilai Rp 879.229.330, dikerjakan CV Manjadda Wajada.


Sementara itu, 15 kilometer dari pusat kota, ada SDN Baturuyuk. Dindingnya retak seperti kaca pecah. Lantai berlubang. Anak-anak belajar sambil ngitung sisa usia atap di atas kepala mereka. 


Anggarannya? Masih dalam mode “nunggu”.


Ini bukan cerita kekurangan uang. Ini cerita tentang cara kita membelanjakan uang.


Sekolah yang layak dipercantik lagi. Sekolah yang nyaris ambruk dibiarin jadi latar video viral setelah roboh.


Logikanya kebalik.  

Seolah negara lebih takut kehilangan foto bagus untuk laporan, daripada kehilangan nyawa anak di kelas 4.


Banpres memang penting. Tapi kalau Banpres dipakai untuk “revitalisasi” sekolah yang belum darurat, sementara sekolah darurat dibiarin, maka namanya bukan bantuan. Namanya pencitraan pakai anggaran.


SDN 1 Majalengka Kulon tidak salah. Mereka layak dapat perawatan.  

Yang salah adalah sistem yang menaruh prioritas di tempat yang enak difoto, bukan di tempat yang benar-benar butuh diselamatkan.


Guru-guru di Baturuyuk tiap pagi berangkat bukan cuma bawa kapur. Mereka bawa doa.  


Doa agar atapnya nggak jatuh hari ini.  Doa agar anak didiknya pulang dengan selamat.


Kepada pengambil kebijakan Berhenti ukur keberhasilan dari bangunan baru di sekolah lama.  


Mulai ukur dari berapa atap yang tidak jadi menimpa kepala anak. Karena kalau pendidikan saja tebang pilih, jangan heran kalau keadilan di negeri ini cuma hidup di spanduk.


Pendidikan bukan hadiah untuk yang dekat dengan kamera. Pendidikan adalah hak untuk yang jauh dari pusat perhatian*

RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl