Gambar

Gambar

Iklan

Tata Kelola Parkir Wisata Cisolok Dibenahi: Dispar Sukabumi Kumpulkan Pengelola, Batas Akhir 30 Juni 2026

Redaksi one
Rabu, 29 April 2026
Last Updated 2026-04-30T06:44:50Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini



THEREALNEWSONE.ID–Sukabumi Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi tancap gas menata pengelolaan parkir di kawasan wisata Kecamatan Cisolok. Seluruh pengelola parkir destinasi wisata dikumpulkan dalam rapat koordinasi di Aula Kecamatan Cisolok, Kamis, 30 April 2026.


Rapat strategis ini dihadiri lengkap unsur pemerintah: Sekretaris Dinas Pariwisata Havid Fauzi Assyidiq, ST.,M.Si., perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Perizinan, Kasi Trantib Kecamatan Cisolok, Kepala Desa Cisolok, serta para pengelola parkir Pantai Karanghawu, Pantai Cibangban, Pantai Karang Aji, dan Gesyer Cipanas Cisolok.


Jalankan SE Bupati, Kejar Parkir Tertib dan Berizin Sekdis Pariwisata Havid Fauzi Assyidiq menegaskan, pertemuan ini tindak lanjut Surat Edaran Bupati Sukabumi tentang penataan parkir di objek wisata.  


"Selama ini pengelolaan parkir di Cisolok masih belum optimal, baik tata kelola maupun perizinannya. Melalui S E Bupati ini, kami beri waktu dan fasilitasi agar semua pengelola segera berbenah," tegas Havid.


Havid merinci, Pemkab Sukabumi akan memfasilitasi dua hal krusial, Tata Kelola Parkir Standarisasi sistem, tarif, hingga SDM juru parkir.  

Perizinan Resmi Pendampingan pengurusan izin agar pengelola memiliki legalitas penuh.  


praktik pungutan liar di lokasi parkir harus hilang. Dengan parkir yang tertib dan legal, kenyamanan wisatawan meningkat, citra Cisolok sebagai destinasi unggulan juga naik," ujarnya.


 Tak Ada Progres, Parkir Ditutup Sekdis Havid memberi peringatan tegas. Sosialisasi ini adalah kesempatan terakhir bagi pengelola.  


"Setelah ini kami monitor. Batas waktu sampai 30 Juni 2026. Jika tidak ada progres pengurusan legalitas dan tidak ada itikad baik, sesuai SE Bupati, kegiatan parkirnya akan kami hentikan," tegasnya.  


Namun, Havid membedakan antara yang tidak mau urus izin dengan yang terkendala teknis. "Kalau sudah beritikad baik tapi ada kendala, akan kami bantu. Tapi kalau sengaja mengabaikan, tidak ada toleransi," pungkas Havid. 


Langkah ini diharapkan membuat wisata Cisolok lebih nyaman, aman, dan bebas dari parkir liar yang meresahkan wisatawan.  

Reporter Tim Redaksi  

Menks

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl