Gambar

Gambar

Iklan

JAKARTA KEMBALI MEMANAS : 4 TITIK AKSI MAHASISWA KEPUNG IBU KOTA, DESAK USUT TUNTAS KASUS EKS JAMPIDSUS

Redaksi one
Sabtu, 25 Juli 2026
Last Updated 2026-07-25T20:43:43Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 

Dok. Photo demo mahasiswa 24 juli 2026.


REAL NEWS ONE - JAKARTA ,Jumat, 24 Juli 2026. Jalanan Jakarta kembali menjadi panggung demokrasi. Ribuan mahasiswa dari berbagai aliansi turun ke 4 titik strategis Ibu Kota, menyuarakan kemarahan yang sama: keraguan terhadap keseriusan negara memberantas korupsi.


Aksi ini dipicu penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah , sebagai tersangka. Dalam penggeledahan, penyidik menyita aset fantastis: uang tunai hampir Rp67,2 miliar dan 74 kilogram emas.


4 TITIK AKSI, 1 SUARA`

1. Gambir : Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum

2. Depan Kantor LBH DPN : Pengurus Komite Mahasiswa dan Pemuda Reformasi / KMP Reformasi

3. Gedung Kemendikdasmen, Jaksel : Aliansi Cipayung Plus - LMND, HMP MPO, GMNI, PMKRI, HMI DIPO, SEMMI, PMII, IMM, KAMMI

4. Depan Kantor OJK RI : Aliansi Mahasiswa dan Pemuda DKI Jakarta

 


5 TUNTUTAN RAKYAT YANG TAK KUNJUNG DIJAWAB`

Di atas mobil komando, orator meneriakkan 5 tuntutan yang sama sejak Juni lalu:

1. Setop pemborosan APBN

2. Turunkan harga kebutuhan pokok & BBM

3. Hentikan program MBG & Koperasi Desa Merah Putih

4. Hentikan militerisme di ranah sipil

5. Presiden Prabowo berhenti mengelak & akui kesalahan pemerintah. 


"Kondisi saat ini jelas mengarah pada Indonesia bangkrut, bangkrut ekonomi dan bangkrut moralnya. Kritik berbasis data diabaikan," kata salah satu koordinator aksi.


CATATAN LALU LINTAS & KEAMANAN`


Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel gabungan Polri-TNI. Titik rawan kemacetan: Bundaran HI, Jl. MH Thamrin, Simpang Sarinah, Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka Barat, Sudirman, Kebon Sirih.


Sebelum membubarkan diri, massa menyampaikan permintaan maaf kepada warga Jakarta. 

_"Kemacetan ini hanya beberapa jam. Sementara kemacetan ekonomi dan lapangan kerja sudah bertahun-tahun,"_ ujar koordinator aksi.


EDITORIAL : SUARA YANG TIDAK BOLEH DIBUNGKAM`


Demo bukan kerusuhan. Demo adalah napas demokrasi. 

Ketika mahasiswa turun, itu tanda ada yang salah di atas. 

Negara boleh berbeda pendapat, tapi jangan pernah anti pada kritik.


Karena sejarah mencatat: negeri ini tidak dibangun oleh yang diam, tapi oleh yang berani bersuara.


Penulis : Redaksi RNO

#Nasional #Politik #Jampidsus #BravoMahasiswa #HeadlinesToday #RealNewsOne

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl