Gambar

Gambar

Iklan

4 NAMA BERTARUNG DI BPR MAJALENGKA. RAKYAT BERTANYA: UNTUK SIAPA BANK INI?

Redaksi one
Kamis, 16 Juli 2026
Last Updated 2026-07-16T07:27:14Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


REAL NEWS ONE -Majalengka  Perebutan kursi `Direktur Operasional BPR Majalengka` memasuki babak akhir. Empat nama terbaik telah lolos saringan Panitia Seleksi Kabupaten Majalengka: `Eman Sumarna, Nandan Sudiana, Odi Muplihudin, dan Usep Wira Santika`.


Mereka sudah melewati administrasi hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Kini tinggal menunggu keputusan akhir setelah wawancara bersama Bupati Majalengka. Nama terpilih nantinya akan diajukan ke OJK.


Kami jurnalis di `REAL NEWS ONE` mengapresiasi proses seleksi yang terbuka. Tapi apresiasi tanpa kontrol sama dengan pembiaran.


Karena kursi `Direktur Operasional BPR` bukan kursi biasa. Ini kursi yang memegang `uang rakyat Majalengka`.


Lolos UKK itu hebat. Tapi ujian sesungguhnya bukan di ruangan ber-AC bersama Bupati.  

Ujian sesungguhnya adalah: `Berani tidak menolak titipan? Berani tidak menolak "pelicin"?`


Kami tidak menuduh. Kami hanya mengingatkan.  

Di Majalengka, untuk jadi RT saja orang berani keluar uang besar. Apalagi ini `BPR` - bank yang uangnya berputar ratusan miliar.


Jangan sampai semangat "asal dekat, asal ada uang pelicin" masuk ke BUMD. Karena kalau itu terjadi, maka yang menang bukan yang terbaik. Tapi yang `paling berani bayar`.


Rakyat Majalengka tidak butuh Direktur yang jago lobi. Rakyat butuh Direktur yang menjawab 3 hal:


BERPIHAK`: Beranikah memprioritaskan kredit untuk UMKM, petani, dan pedagang kecil? Bukan hanya mengejar debitur besar.

BERSIH`: Beranikah memotong rantai "calo kredit" dan praktik yang membebani nasabah kecil?

BERANI`: Beranikah berkata TIDAK saat ada tekanan politik untuk menyalurkan dana ke kelompok tertentu?


BPR Majalengka selama ini sering dinilai `kurang berpihak ke masyarakat bawah`. Nah, ini saatnya membuktikan.


Keputusan akhir ada di tangan Bupati dan rekomendasi ke OJK. Kami percaya Pak Bupati ingin yang terbaik untuk Majalengka.


Maka pilihlah bukan yang `paling dekat`.Pilihlah yang `paling rekam jejaknya bersih`. Pilihlah yang `paling paham penderitaan rakyat kecil`. Karena kalau salah pilih, maka BPR bukan lagi menjadi `Bank Rakyat`.  

Tapi berubah jadi `Bank Kerabat`.


Masyarakat majalengka. Hanya Titip 1 Kalimat: Jangan Jual Nama Baik Majalengka Demi Kepentingan Pribadi.`


Kami tunggu Direktur baru yang berani. Bukan yang hanya berani saat kampanye.

Redaksi RNO

 Media PenjagaNalarKritis

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl