THE REAL NEWS ONE - Majalengka, 17 April 2026 – Gerakan Bebersih (GEBER) yang diinisiasi Bupati Majalengka untuk seluruh aparatur dan masyarakat adalah langkah yang patut diapresiasi. Pemimpin yang peduli kebersihan berarti peduli marwah daerahnya. Bupati sudah kasih komando, kasih contoh, dan bikin aturan yang jelas.
Masyarakat majalengka langkung sae mendukung penuh GEBER. Namun kami titip pesan mari pastikan GEBER tidak berhenti jadi kegiatan Jumat pagi semata. Jangan sampai kantor kinclong dan selokan wangi hanya karena ada agenda sidak, tapi Selasa sampai Kamis kembali kotor. Kalau begitu, artinya kita baru taat aturan, tapi belum taat hati nurani.ðŸ¤
ASN Majalengka digaji dari pajak pedagang, petani, dan seluruh rakyat. Sudah sepatutnya kita punya rasa memiliki ini jalan saya, ini kantor saya, ini Majalengka saya. Lihat sampah, pungut. Lihat rumput liar, cabut. Bukan karena takut ditegur atasan, tapi karena tidak tega melihat rumah sendiri kumuh.
Mari naikkan GEBER dari sekadar 'program' menjadi 'karakter' dan 'harga diri'. Kota yang hebat lahir dari bupati yang hebat dan dari pegawai yang hatinya hebat.
GEBER bukan hadiah untuk Bupati, tapi warisan bersih untuk anak-anak kita yang besok lewat di jalan yang sama.
Masyarakat langkung sae siap bersinergi di lapangan agar semangat GEBER hidup setiap hari. Sebab sapu di tangan kita akan lebih bermakna jika dipakai karena cinta Majalengka, bukan karena takut aturan.*
Redaksi RNO
Kang oby Kresna


