Majalengka, THE REAL NEWS ONE— Di antara puing-puing rumah dan sisa-sisa kecemasan pascabencana, secercah harapan mulai tumbuh di Desa Rajawangi, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Pada Kamis (16/04/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Dinas Sosial Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan bagi warga terdampak angin puting beliung yang menerjang wilayah tersebut pada Rabu, 18 Maret 2026 lalu.
Penyaluran bantuan ini bukan sekadar distribusi logistik, melainkan wujud nyata solidaritas sosial di tengah duka yang masih terasa.
Sebanyak 55 paket sembako disalurkan oleh BAZNAS kepada warga terdampak. Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Majalengka melengkapi bantuan dengan berbagai kebutuhan dasar, mulai dari kasur lantai, sabun mandi, pakaian, handuk, hingga perlengkapan bayi.
Perwakilan tim BAZNAS dan Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Memed, menegaskan bahwa kehadiran bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan sekaligus empati terhadap masyarakat yang tengah diuji oleh bencana.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Seperti diketahui, bencana angin puting beliung yang melanda Desa Rajawangi beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Dampaknya tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga menyisakan beban psikologis bagi para korban.
Di tengah situasi tersebut, rasa syukur mengalir dari warga penerima bantuan. Yadi, warga RT 02 RW 02 Blok Senin, mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga menjadi berkah dan dibalas kebaikannya,” tuturnya dengan haru.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Pemerintah Desa Rajawangi. Kepala Desa Rajawangi, Mansur, melalui Kepala Dusun Sukarya, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian berbagai pihak terhadap warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan Dinas Sosial Kabupaten Majalengka atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu warga kami yang terdampak bencana,” ungkapnya.
Saat ini, pemerintah desa bersama instansi terkait terus berupaya melakukan langkah-langkah pemulihan.
Harapannya, kehidupan masyarakat dapat segera kembali normal, dan semangat gotong royong yang terbangun dari musibah ini menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.**


