BANDUNG, THE REAL NEWS ONE— Dari langkah yang nyaris tak terdengar, perubahan besar mulai digerakkan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka melampaui peran tradisionalnya, menjadi jembatan strategis menuju kolaborasi internasional demi masa depan pendidikan anak usia dini.
Dalam forum Koordinasi Temu Calon Mitra 2026 di Bandung, Ketua BAZNAS Majalengka Agus Asri Sabana bersama Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdhan menginisiasi kerja sama dengan SEAMEO CECCEP. Puncaknya, penandatanganan MoU menjadi penanda dimulainya penguatan sistem PAUD dan pola pengasuhan anak di Majalengka.
Direktur SEAMEO CECCEP, Vina Andriany, mengapresiasi langkah progresif ini, didukung penuh oleh Bupati Eman Suherman serta sinergi lintas OPD. Agus menegaskan, transformasi ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas manusia sejak dini.
Tak hanya dihadiri pimpinan daerah, forum ini juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan, DP3AKB, dan Dinas Sosial menandakan bahwa isu pendidikan anak kini menjadi perhatian lintas sektor.
Dalam pernyataannya, Agus Asri Sabana menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari transformasi peran BAZNAS.
"Kami ingin hadir lebih luas, tidak hanya dalam pengelolaan zakat, tetapi juga dalam mendukung pembangunan manusia sejak usia dini. Ini adalah investasi masa depan," tegasnya.
Langkah ini bukan sekadar kolaborasi, melainkan sinyal bahwa daerah mampu menembus batas global. Jika berhasil, Majalengka berpotensi menjadi model nasional dalam membangun ekosistem PAUD yang inklusif, berkelanjutan, dan berkelas dunia.**


