THE REAL NEWS ONE -
Majalengka - PT GIM, perusahaan yang memproduksi pengolahan Wantex atau mewarnai kain, kembali menjadi sorotan publik karena dugaan pembuangan limbah sembarangan ke Sungai Cikeruh.selasa 27/1/26.
Pertanyaan besar muncul, sudahkah perusahaan ini berbenah untuk mengatasi masalah lingkungan yang telah meresahkan masyarakat Termasuk perizinan perusahaan tersebut masih bias sampai sekarang."menurut sumber tim. Sidak.
Komisi III yang dikomandoi oleh Dewan Iing Misbahuddin, S.M., dan Komisi I saling lempar tanggung jawab dalam menangani kasus ini. "Itu bagian Komisi I," kata salah satu Dewan dari Komisi III. Namun, Komisi I membantah, "Pabrik sudah berjalan, jadi kewenangan Komisi III untuk menindak lanjut."
Setelah video viral, tim sidak yang dipimpin Endil CS melakukan kunjungan ke lokasi, namun hasilnya nihil. "Sidak dibatalkan setelah ketua kelompok sidak ditelepon oleh pihak Kajari dengan nada 'suruh balik kanan'," ungkap salah satu anggota tim sidak.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, telah menelepon ketua kelompok sidak untuk meminta klarifikasi tentang kebenaran video viral tersebut. "Moal sare Endil mah mun can aya tindak lanjut mah, pesan Bupati Majalengka kudu Langkung SAE TITIK," tegasnya.
Dinas Lingkungan Hidup (LH) Majalengka juga dikritik karena tidak transparan dalam menangani kasus ini. "Katanya mau ngajak kami survey ke lapangan, malah diam-diam wae," kritik masyarakat.
Pertanyaan besar, siapa oknum-oknum yang menjadi beking PT GIM ? Kami menuntut agar kasus ini diusut tuntas dan pihak-pihak yang terlibat diberikan sanksi yang setimpal. Jangan tidur, Dinas LH dan Komisi III dan Komisi I!.
Tim Redaksi RNO.



