Gambar

Gambar

Iklan

"PEMERASAN ATAU PEMBUNUHAN KARAKTER Kasus Jekson Sihombing Soroti Krisis Integritas Aparat Hukum"

Redaksi one
Sabtu, 24 Januari 2026
Last Updated 2026-01-24T14:52:45Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 Sorotan Hukum dan anti korupsi. 



THE REAL NEWS ONE- Polda Riau menuduh aktivis anti-korupsi Jekson Sihombing melakukan pemerasan terhadap PT. Chiliandra Perkasa dengan nilai Rp. 5 miliar. Namun, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke membantah tuduhan tersebut, menyebutnya "black campaign" untuk melemahkan gerakan anti-korupsi.


"Waraskah ? Bagaimana mungkin seorang sipil bisa memeras miliaran rupiah hanya dengan ancaman pemberitaan ?" tegas Wilson dengan nada kritis.


Ia menuding aparat penegak hukum, terutama Polri, yang sering melakukan pemerasan dengan ancaman hukuman. 


"Aparat hukumlah yang punya akses dan kekuasaan untuk menekan orang dengan ancaman hukum," tambahnya.


Polda Riau mengklaim memiliki bukti digital berupa percakapan WhatsApp, namun Wilson Lalengke mempertanyakan keaslian bukti tersebut. "Rakyat harus sadar bahwa aparat bisa memproduksi hoaks dengan sangat rapi," katanya.


Kasus ini memicu kekhawatiran akan integritas aparat penegak hukum dan peran media dalam menyebarkan informasi. **

REDAKSI RNO

sumber : Wilson Lalengke

Ketua Umum PPWI

 #JeksonSihombing #AntiKorupsi #PoldaRiau #IntegritasAparatHukum

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl