Majalengka, THE REAL NEWS ONE–– Harapan tumbuh di ruang-ruang kelas. Sekitar 85 persen sekolah di Kabupaten Majalengka kini telah merasakan kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dilayani oleh 105 dapur SPPG aktif, mulai dari jenjang Kober, TK, SD hingga SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Umar Ma’ruf, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan.
Dari hasil monitoring, anak-anak dan orang tua menyambut MBG dengan senyum dan rasa syukur setiap hari. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri pembukaan dapur SPPG di Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Senin (19/01/26).
Menurutnya, program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini menjadi ikhtiar nyata dalam memperbaiki asupan gizi peserta didik, sebagai pondasi penting bagi pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.
Umar menegaskan, seluruh proses pengolahan makanan di dapur MBG telah memenuhi standar higienis sesuai SOP Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga keamanan pangan tetap terjaga.
Ia berharap, pada tahun 2026, seluruh peserta didik yang tercatat dalam Dapodik, baik negeri maupun swasta, termasuk wilayah selatan Majalengka, dapat menikmati layanan MBG secara merata.
“Alhamdulillah, hingga saat ini pembagian MBG berjalan aman dan lancar, tidak ada kejadian keracunan,” tegasnya.
Program MBG pun diharapkan menjadi cahaya bagi masa depan, mencetak SDM unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045, seratus tahun kemerdekaan bangsa.(*)

