Majalengka, REAL NEWS ONE – Segudang tumpukan agenda pemerintahan, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdan memilih kembali ke bangku kuliah. Kamis, 23 Juli 2026, beliau mengikuti Seminar Proposal Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia USKM di Kampus Kasokandel. Sebuah potret bahwa `kepemimpinan dan pendidikan adalah dua sisi mata uang yang sama`.
Aula Universitas sindangkasih Majalengka ( USKM ) Kecamatan Kasokandel pagi itu berbeda. Berbaur 92 mahasiswa peserta Sidang Skripsi Batch 3 T.A 2025/2026, hadir pula seorang Wakil Bupati.
Dua peserta seminar proposal, termasuk Dena Muhamad Ramdan, diuji secara akademik oleh Ketua Prodi PBSI Rosi Gasanti,M.Pd dan Kepala Unit PMB H. Didi Rusmidi,S.Pd.I,M.Si. Tidak ada perlakuan khusus. Yang ada hanya toga, naskah, dan pertanyaan ilmiah.
Acara dibuka Dekan FKIP USKM, Dr. Arip Amin, M.Pd. Dalam pidatonya ia menegaskan esensi pendidikan tinggi.
> "Melalui pembelajaran, praktek lapangan, Kuliah Nyata Mahasiswa, hingga sidang skripsi, kami memastikan lulusan USKM siap menjadi sarjana yang kompeten. Ribuan alumni kami kini mengabdi sebagai ASN, profesional, pengusaha, hingga politisi. Setelah S1, jangan berhenti. Kejar S2, kejar S3. Karena masa depan menuntut SDM yang terus belajar," tegas Dr. Arip Amin.
Keputusan seorang Wakil Bupati untuk menuntaskan studi S1 di tengah jabatan publik adalah `langkah politik kebudayaan`.
Ini mematahkan stigma "pejabat cukup pengalaman". Pak Wabup membuktikan: `legitimasi jabatan harus diimbangi dengan legitimasi intelektual`.
Penguatan Ekosistem Kampus Daerah`
Kehadiran pejabat di USKM Kasokandel adalah `vote of confidence`. Ini sinyal ke masyarakat : kampus daerah mampu mencetak pemimpin, bukan hanya menerima lulusan.
Bahasa sebagai Kekuatan Daerah`
Pilihan Prodi PBSI bukan kebetulan. Di era disinformasi, pemimpin yang paham Bahasa dan Sastra adalah pemimpin yang paham narasi, komunikasi, dan diplomasi.
Dewan Redaksi Real News One memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
"Kami mengapresiasi komitmen Pak Wabup Dena. Juga kepada USKM di bawah arahan Prof. Dr. Cecep Sumarna dan kepemimpinan akademik Dr. Arip Amin. Kampus di Kasokandel ini telah menjadi laboratorium lahirnya generasi `Langkung SAE`," ujar Pimpinan Redaksi RNO.
Bagi masyarakat Majalengka, ini adalah momentum. USKM membuka akses pendidikan tinggi yang dekat, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan daerah. Pintu kuliah di USKM terbuka lebar.
Oleh : kang oby kresna
Editor: Tim Redaksi RNO
© REAL NEWS ONE 2026


