J
JAKARTA, THEREALNEWSONE.ID`Di negeri yang sedang darurat integritas ini, kita punya satu jurus bela diri turun-temurun. Jurus yang tidak pernah gagal.
Namanya: `SAKIT`.
Koruptor pake.
Tersangka pake.
Saksi pake.
Dan kini, giliran paling terhormat : `KUASA HUKUM`.
Hari ini, publik kembali disuguhi drama yang mengharukan.
`Hotman Paris Hutapea`sang pengacara dengan jas putih, dasi merah menyala, dan volume suara 120 desibel tampak duduk tenang di atas `kursi roda`.
Lokasi: `RS Medistra, Jakarta Selatan`.
Agenda: Konferensi Pers.
Isi : Mundur sebagai kuasa hukum `Febrie Adriansyah`, Eks Jampidsus Kejagung tersangka dugaan korupsi dan TPPU.
Alasannya ? Klasik. Menyentuh. Menggugah.
`Saraf Kejepit`. Pinggang dibalut kain hitam.
kami turut prihatin. sungguh.`
Sebagai manusia, Redaksi RNO mendoakan Pak Hotman lekas pulih.
Sehat itu mahal. Apalagi sehat untuk menegakkan hukum.
Tapi sebagai `Penjaga Nalar Kritis`, kami juga punya PR untuk bangsa ini.
`sindrom "Sakit" Nasional Studi Kasus`
Mari kita bedah polanya, para pembaca budiman:
`BABAK 1 : Kasus mulai panas. Netizen ribut. PWI bersuara. Media menyorot.
`BABAK 2` : Tekanan datang. Dari kiri, kanan, depan, belakang.
`BABAK 3` : Tiba-tiba... `DROP`. `OPNAME`. `KELELAHAN`. `SARAF KEJEPIT`.
Dulu zamannya `Ijazah`.
Sekarang zamannya `HB 9,7`.
Dulu ada yang "pingsan di ruang sidang".
Sekarang ada yang "tidak bisa berdiri di ruang konferensi".
Hebatnya Indonesia:
`Rumah Sakit` adalah lembaga paling demokratis.
Di sana semua setara. Pejabat, rakyat, koruptor, bahkan `Hukum` itu sendiri, semua bisa dirawat di sana.
`IRONI DI TENGAH BADAI FEBRIE`
Pak Febrie ini status hukumnya unik.
Senin: Tersangka.
Selasa: Saksi.
Rabu: Tersangka lagi.
Statusnya muter seperti kipas angin 3 kecepatan. Bikin pusing se-RT.
Dan saat pusing itu harusnya diobati dengan `proses hukum yang terang benderang`,
Eh yang ngobatin malah bilang: _"Tunggu dulu, saya yang pusing duluan."_
Kami paham, Pak. Membela perkara Rp Miliar itu capek. 18 jam kerja, terbang ke IKN, syuting 2 TV sehari.
Tapi rakyat juga capek, Pak.
Capek menunggu. Capek berharap. Capek nonton drama.
`PERTANYAAN LIRIH DARI RAKYAT`
Pak Hotman, kami tahu Bapak baja.
Bapak pernah sidang sambil diinfus. Pernah diterbangkan pakai jet pribadi.
Mungkin kali ini Bapak benar-benar butuh rebahan. Kami hormat.
Tapi izinkan kami bertanya pelan-pelan:
> `Kalau semua orang "sakit" saat diminta tanggung jawab, lalu siapa yang waras untuk menyehatkan hukum kita?`
Karena jujur, yang kejepit sekarang bukan hanya saraf.
Yang kejepit adalah `kepercayaan publik`.
Sekali lagi, cepat sembuh Pak Hotman.
Semoga nanti kembali ke pengadilan dengan langkah tegap. Tanpa roda. Tanpa drama.
Dan semoga hukum kita juga cepat sembuh.
Agar tidak perlu lagi dirawat di `ICU Opini Publik` setiap kali ada kasus besar.
Karena rakyat sudah murel melihat sandiwara di negeri ini.
Rakyat hanya minta satu:
`KEADILAN YANG SEHAT WALAFIAT. BUKAN YANG SAKIT-SAKITAN.`
Salam,
Redaksi Real News One
Penjaga Nalar Kritis`
`#HotmanParis #FebrieAdriansyah #Kejagung #RNO


