Gambar

Gambar

Iklan

Regenerasi Di Koni Majalengka : Lala Sunara Dapat Dukungan. Tapi Sanggupkah Hapus "Tradisi Lama"

Redaksi one
Kamis, 23 Juli 2026
Last Updated 2026-07-23T12:48:41Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 


Majalengka _ REAL NEWS ONE ,Angin perubahan bertiup di Gedung KONI.
Nama `Lala Sunara` - Dewan Pembina Komunitas Skateboard Majalengka, kini ramai diusung berbagai cabor dan komunitas pemuda untuk menjadi Ketua KONI Kabupaten Majalengka periode 2026-2031.

Alasannya sederhana : `Butuh wajah baru. Butuh semangat regenerasi.`
Kami media RNO sampaikan `Apresiasi`. Karena berani maju di tengah sorotan adalah langkah kesatria.

Tapi sebagai `Penjaga Nalar Kritis Olahraga`, dukungan tanpa catatan adalah pembohongan.

Lala Sunara datang bukan dari "lingkaran itu-itu saja". Beliau dari skateboard, e-sports, BMX - cabang yang selama ini sering dianggap "pinggiran".
Kalimatnya tegas :
"KONI harus jadi rumah besar. Fokus kita pembinaan berkelanjutan, kesejahteraan atlet, sinergi dengan Pemda dan dunia usaha."

Ini visi yang kami tunggu.
Apalagi komitmen untuk `tidak pilih kasih` antara cabor lama penyumbang medali dengan cabor baru. `Ini kuncinya`.
Apresiasi untuk keberanian bicara kesetaraan.

Kursi Ketua KONI itu empuk. Tapi bebannya berat, Pak.
Agar tidak mengulang sejarah, kami titip 3 PR :

Kita semua tahu anggaran KONI tidak sedikit. Dari Pemda, dari pusat, dari sponsor.
`Jangan sampai dana besar hanya jadi bahan politik antar cabor. Tapi harus jadi medali.
Kami minta Laporan keuangan dibuka. Program kerja diumumkan. Biar tidak ada lagi bisik-bisik "cabor A dekat, cabor B jauh".

Majalengka sudah kenyang dengan janji "pembinaan usia dini". Tapi faktanya? Atlet kita masih latihan numpang, masih cari sponsor sendiri, masih kalah fasilitas dengan kabupaten tetangga.
`Jangan sampai 5 tahun lagi kita hanya sibuk foto saat Porprov, lalu hilang 4 tahun berikutnya.

Cabor tradisional seperti atletik, pencak silat harus tetap dijaga.
Tapi cabor baru seperti skateboard, e-sports juga harus dapat porsi pembinaan yang sama.
`Ketua KONI yang hebat bukan yang disayang cabor besar. Tapi yang berani membesarkan cabor kecil.

Pak Lala, kami percaya kapasitas Bapak sebagai pengusaha dan pembina komunitas. Kedekatan dengan anak muda itu aset.

Tapi ingat : `Memimpin KONI beda dengan memimpin komunitas`. Di sini ada politik, ada ego, ada anggaran.

Kepada `Pak Bupati dan Dispora`: Berikan ruang. Awasi. Tapi jangan intervensi.
Biar KONI benar-benar mandiri dan profesional.

Slogan "Olahraga Majalengka Bangkit, Berprestasi, Juara, Langkung SAE" itu bagus.

Tapi rakyat Majalengka sudah geli dengan slogan.
Rakyat mau lihat `kolam renang yang layak`. `Lapangan yang tidak becek`. `Atlet yang gajinya cair tepat waktu`.

Kalau Pak Lala berhasil` Ini awal babak baru KONI yang progresif dan inovatif.
Kalau gagal` Maka "regenerasi" hanya akan jadi ganti pemain, bukan ganti permainan.

Kami mengawal. Dari tribun. Dengan data. Dengan kritis.
Karena kami cinta olahraga Majalengka.gaga Salam Olahraga.

Oleh: spd


Tim editor : Redaksi Real News One
Media Penjaga Nalar Kritis
Majalengka`.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl