Gambar

Gambar

Iklan

Uang Rakyat Bukan Uang Bapakmu : Bupati Eman Suherman Gelar Operasi 143 Miliar, 284 Jalan Rusak Dibedah, Pemborong & Tukang Nyinyir Siap-siap Disemprit.

Redaksi one
Jumat, 24 April 2026
Last Updated 2026-04-24T11:41:42Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 


THE REAL NEWS ONE -MAJALENGKA
,Kalau jalan rusak bisa bicara, mungkin hari ini mereka sujud syukur dulu ke Pendopo.  

Jumat 24 April 2026, Bupati Majalengka Eman Suherman akhirnya angkat palu Rp 143 miliar digelontorkan untuk membedah 284 titik jalan dan jembatan sekarat dari Babajurang Jatitujuh sampai Bantarujeg.


"Ini bukan janji kampanye. Ini operasi besar. Di tengah badai efisiensi anggaran yang mencekik semua daerah, Bupati Eman suherman justru memilih jalan perang perang lawan lubang, perang lawan banjir keluhan, dan perang lawan mental asal-asalan. 


"Uang itu bukan uang bapak kita," tegas Bupati Eman, kalimat yang harusnya ditato di jidat semua pemborong dan pejabat. "Harus ada tahapan. Ada aturan main. Minicom 2026 ketat, sekali lelang cuma lima poin. Jadi stop berspekulasi negatif. Pemerintah tidak diam."ujar nya.  


untuk pemborong Rp 143 miliar itu uang rakyat Majalengka. Bukan uang jajan proyek. Bupati sudah kasih sinyal keras kualitas jadi harga mati. Jalur Tonjong-Jatiwangi dikasih Rp15 miliar dari provinsi dan daerah. 

Jalur Balida-Panongan, Ranji-Sukaraja Kulon, Campaga-Talaga-Sukamantri masuk daftar ICU. Kalau nanti baru 3 bulan sudah rusak lagi, artinya ada yang main-main. Dan kalau ada yang main-main dengan uang rakyat, Bupati Eman tidak akan segan jadi "mandor galak" pertama yang turun tangan.  


 Untuk warga yang hobi nyinyir. Keluhan di media sosial soal jalan rusak itu wajar. Yang tidak wajar adalah nyinyir tanpa solusi, sebar hoax, dan menuduh pemerintah diam. Bupati sudah buka data 284 titik, bertahap sampai akhir tahun, karena uang dan aturan tidak bisa dilawan dengan emosi. "Kami berusaha cari ke pusat dan provinsi," kata Bupati. Artinya beliau kerja, bukan tidur. Jadi kepada para komentator dadakan, tahan dulu jarimu. Kasih waktu kerja. Kritik boleh, nyinyir jangan. Sebab nyinyir tidak akan menambal satu pun lubang di jalan.  


"Apresiasi untuk Bupati Eman suherman harus kita kasih dengan jujur.  

Pertama, berani transparan buka angka 284 titik, Rp143 miliar, bahkan rincian Minicom yang cuma 5 poin per lelang. Ini langka. Biasanya pejabat ngomong muter-muter.  

Kedua, berani pasang badan di tengah efisiensi. Saat daerah lain tiarap, Majalengka justru ngegas di infrastruktur karena sadar jalan bagus ekonomi jalan.  

Ketiga, berani ngomong pahit ke rakyatnya sendiri "sabar, ada tahapan". Pemimpin yang cuma kasih angin surga itu banyak. Pemimpin yang berani kasih realita itu yang kita butuh.    


Untuk para pemborong: Rp143 miliar ini amanah. Kerja benar, kualitas bener, umur jalan panjang. Kalau kerja asal, siap-siap berhadapan dengan Bupati dan dengan 1,2 juta warga Majalengka.  


Untuk warga seperti Asep 45 tahun dan Siti 38 tahun aspirasi kalian didengar. Jalan Sukaraja dan kekhawatiran soal kualitas sudah masuk radar Bupati. Tugas kita sekarang kawal, bukan malah caci maki. Foto, laporkan, viralkan kalau ada yang tidak beres. Itu baru warga cerdas.


Bupati Eman suherman sudah angkat palu. Rp143 miliar sudah disiapkan.Sekarang giliran pemborong buktiin bukan kaleng-kaleng, dan giliran kita sebagai warga buktiin bukan cuma jago nyinyir di kolom komentar. 


Majalengka tidak butuh jalan yang mulus seminggu. Majalengka butuh jalan yang kuat bertahun-tahun. Dan itu hanya bisa terjadi kalau Bupati, pemborong, dan rakyat satu barisan. Bukan saling tonjok. 


Perang melawan jalan rusak sudah dimulai. Jangan sampai kita kalah oleh ego dan korupsi. *

K-OK - RNO 


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl