MAJALENGKA, THEREALNEWSONE.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka menggelar Pelatihan Penguatan Admin Media Informasi dan Kehumasan yang diikuti perwakilan dari 26 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Majalengka, Sabtu (1/8/2026), menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kehumasan sekaligus meningkatkan kualitas publikasi kegiatan kepramukaan di era digital.
Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Majalengka, Adam Suhara, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun sistem komunikasi organisasi yang lebih profesional, adaptif, dan mampu menjangkau masyarakat secara luas melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, peran admin media informasi dan kehumasan kini menjadi salah satu elemen penting dalam membangun citra positif Gerakan Pramuka.
"Kehumasan adalah wajah dari Gerakan Pramuka. Melalui media informasi yang dikelola dengan baik, setiap karya, pengabdian, dan kegiatan positif Pramuka di tingkat ranting dapat tersampaikan secara akurat dan menginspirasi masyarakat luas," ujar Adam Suhara.
Ia menjelaskan, kolaborasi antara unsur Andalan Ranting dan Dewan Kerja Ranting (DKR) diharapkan mampu menciptakan sinergi dalam pengelolaan media komunikasi di tingkat kecamatan sehingga informasi kegiatan Pramuka dapat tersampaikan secara lebih efektif.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan kehumasan modern. Materi pertama disampaikan oleh M. Abduh Nugraha dari Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Majalengka mengenai teknik penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik.
Peserta dibekali pemahaman mengenai dasar-dasar jurnalistik, nilai berita, karakteristik berita yang baik, hingga penerapan unsur 5W+1H dalam setiap penulisan agar informasi yang disampaikan lengkap, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
Selain itu, peserta juga mempelajari strategi publikasi melalui media sosial, manajemen konten digital, serta pentingnya dokumentasi sebagai rekam jejak organisasi sekaligus media edukasi bagi masyarakat.
"Ini merupakan langkah awal agar admin maupun humas Kwarran mampu menyusun berita setiap kegiatan kepramukaan di wilayahnya masing-masing. Harapannya, kapasitas, profesionalisme, dan efektivitas publikasi kegiatan Pramuka semakin meningkat," kata Abduh.
Materi berikutnya mengenai teknik fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar disampaikan oleh Mellania Yustica, yang membagikan berbagai teknik menghasilkan dokumentasi visual berkualitas untuk kebutuhan publikasi digital.
Sementara sesi penutup diisi oleh Ilyas Hilmi dari Relawan TIK Majalengka yang membahas Manajemen Krisis Komunikasi dan Etika Kehumasan di Media Digital, sebagai bekal menghadapi tantangan komunikasi di ruang publik yang semakin dinamis.
Salah seorang peserta, Arif, mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat besar karena tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga menghadirkan praktik langsung sehingga peserta dapat mengaplikasikan materi yang diperoleh.
"Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kapasitas kami sebagai admin Kwarran. Yang menarik, materinya langsung dipraktikkan sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Majalengka berharap kualitas publikasi kegiatan kepramukaan di seluruh kwartir ranting semakin meningkat, sekaligus memperkuat citra Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan karakter yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Sumber: spd Kominfo
Editor: Agung


