THEREALNEWSONE.ID, SUKABUMI - Tangis pecah di Kampung Cibodas, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Minggu 5/7/2026.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar datang langsung. Bukan hanya membawa bantuan. Tapi juga membawa janji.
Kebakaran maut beberapa hari lalu merenggut nyawa Ellin, 33 tahun. Balitanya, Arya 5 tahun, kini harus dirawat di rumah sakit.
Suaminya, Alan 40 tahun, baru pulang merantau dari Sulawesi 2 tahun 4 bulan. Pulang membawa koper. Disambut peti mati istri.
`"Pemkab Siap Bangun Rumah, Urus Makan, dan Pendampingan"`
Didampingi Plt Camat Palabuhanratu Sutopo, Kapolsek, Danramil, dan Dinsos, Bupati menyerahkan bantuan simbolis kepada Alan.
“Atas nama Pemkab Sukabumi saya ucapkan terima kasih kepada para donatur yang membantu pembangunan rumah korban. Alhamdulillah,” ujar Asep.
Orang nomor satu di Sukabumi itu menegaskan Pemkab tidak akan lepas tangan.
“Mudah-mudahan rumah bisa terbangun dalam waktu dekat. Dari pemerintah daerah juga sama, kita berkepentingan untuk pembangunan, termasuk makan dan keluarga juga kita urus. Yang satu masih di rumah sakit. InsyaAllah Pemda siap, sudah terprogram penyelesaiannya,” tegasnya.
Untuk santunan korban meninggal, Asep memastikan: “InsyaAllah nanti saya urus.”
`"Sudah, Jangan Merantau Lagi. Kerja di Sini Saja"`
Momen paling mengharukan terjadi saat Bupati berbincang dengan Alan.
Mengetahui Alan bekerja serabutan di Sulawesi, Asep langsung memotong.
“Sudah lama Bapak di Sulawesi?”
Alan menjawab lirih.
Tanpa pikir panjang, Bupati berjanji mencarikan pekerjaan di Sukabumi. Agar Alan bisa fokus mengasuh Arya yang kini piatu.
“InsyaAllah kita kondisikan supaya bapaknya bisa usaha di sini,” jelasnya.
`Rumah Dibangun Ulang di Lokasi Semula`
Soal hunian, rumah Alan akan dibangun kembali di lokasi semula. Dengan penyesuaian posisi demi faktor keamanan.
Plt Camat Palabuhanratu Sutopo menyebut kehadiran Bupati dan Forkopimcam adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah.
“Kami di kecamatan siap mengawal proses pembangunan dan penyaluran bantuan sampai tuntas,” katanya.
Menks



