Gambar

Gambar

Iklan

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Redaksi
Selasa, 14 Juli 2026
Last Updated 2026-07-14T10:47:59Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


The Real News One // JAKARTA – Prof. Dr. H. Akhyar Hanif, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Sumatera Barat, menegaskan bahwa jabatan Guru Besar bukan sekadar penghargaan akademik, melainkan amanah untuk terus menghasilkan karya ilmiah, memperkuat riset, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikannya usai menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar pada acara Penyerahan KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 di Jakarta.


Menurut Prof. Akhyar Hanif, Guru Besar harus menjadi penggerak kemajuan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi melalui penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.


"Gelar Guru Besar bukan akhir perjalanan akademik, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan mencetak generasi yang unggul," ujarnya.


Ia menilai dunia pendidikan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Karakter dan pola belajar generasi muda yang terus berkembang menuntut dosen dan Guru Besar menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai akademik.


Selain memperkuat budaya riset, Prof. Akhyar Hanif juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan Guru Besar. Menurutnya, sinergi seluruh sivitas akademika akan melahirkan inovasi serta solusi yang dibutuhkan masyarakat.


"Mahasiswa harus aktif belajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat. Sementara dosen dan Guru Besar berkewajiban menjadi pembimbing sekaligus mitra dalam melahirkan gagasan-gagasan baru," katanya.


Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas amanah sebagai Guru Besar dan berkomitmen untuk terus mengembangkan keilmuan, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memperluas penelitian yang berdampak bagi kemajuan umat dan bangsa.


Penyerahan KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat tradisi akademik, meningkatkan kualitas riset, dan mendorong lahirnya inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan nasional.[]


Sumber: ASH 

Editor: Tim Redaksi

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl