REAL NEWS ONE - Sukabumi, — Dedikasi luar biasa ditunjukkan dua anggota Polres Sukabumi, Jawa Barat. Brigadir Akka Mahpudin dan Bripka Sandi Praja rela mengorbankan harta pribadi demi mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) gratis bagi anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu yang terancam putus sekolah.
Brigadir Akka Mahpudin mendirikan SMK Bhayangkara di wilayah Cisolok. Ia bahkan menghibahkan rumah pribadinya untuk dijadikan asrama bagi siswa yang rumahnya jauh dari lokasi sekolah. Saat ini, SMK Bhayangkara telah menampung sekitar 80 siswa.
Di tempat berbeda, Bripka Sandi Praja membangun SMK Tunas Bhayangkara di Cidahu. Dana pembangunan berasal dari tabungan pribadinya selama 14 tahun sebagai anggota Polri. Motivasi itu lahir dari amanat almarhum ibunya agar ia menjadi polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam kurun waktu dua tahun, SMK Tunas Bhayangkara kini telah memiliki 95 siswa.
"Kami ingin memberikan solusi bagi penerus bangsa yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan, tetapi terkendala secara finansial," ujar Brigadir Akka saat dikonfirmasi.
Senada, Bripka Sandi menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi pendidikan. "Kami akan terus berupaya agar pendidikan menjadi prioritas utama dan anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik," katanya.
Selain membangun fasilitas, keduanya juga aktif melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus pendidikan hanya karena faktor ekonomi.
Langkah dua anggota Polri ini menjadi bukti nyata pengabdian di luar tugas pokok kepolisian, dan kini menjadi inspirasi bagi masyarakat Sukabumi.
Menks Tim Redaksi RNO
Sumber: Data Polres Sukabumi, Kompilasi Media


