Gambar

Gambar

Iklan

Bupati Majalengka: Pendidikan Karakter Harus Berjalan Seiring dengan Kepedulian Lingkungan

Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026
Last Updated 2026-07-21T09:00:27Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


MAJALENGKA, THE REAL NEWS ONE – Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, indah, dan ramah anak melalui penguatan pendidikan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan.


Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirangkaikan dengan program Selasa Berseri dan Aksi Ekologi di Lapang Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi, Selasa (22/7/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Majalengka Eman Suherman, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala KCD IX Disdik Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Jatiwangi, serta ratusan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Jatiwangi dan Palasah.


Bupati Majalengka Eman Suherman menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, pembentukan karakter peserta didik tidak cukup hanya diukur dari pencapaian akademik.


Kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran menjaga kelestarian alam juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki tanggung jawab sosial.


"Melalui kegiatan Selasa Berseri ini, kita tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan sekitar secara rutin, tetapi juga membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Aksi ekologi ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk terus menjaga keseimbangan alam demi masa depan generasi Kabupaten Majalengka yang lebih baik," tegas Eman.


Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka dalam membangun ekosistem pendidikan yang humanistis serta mendorong pembentukan karakter peserta didik.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka H. Muhamad Umar Ma'ruf menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini berjalan kondusif dan diarahkan pada penguatan karakter peserta didik baru.


Ia menegaskan, MPLS tidak boleh diwarnai praktik senioritas maupun perpeloncoan.


"MPLS dimanfaatkan sebagai ruang sosialisasi dan adaptasi bagi siswa baru untuk mengenalkan lingkungan sekolah, para guru, serta kakak kelas. Yang terutama adalah penguatan karakter melalui deklarasi dan ikrar anti-kekerasan, anti-kejahatan, anti-penyelewengan, bebas narkoba, hingga pencegahan kekerasan seksual," ujarnya.


Dalam rangkaian penutupan MPLS tersebut, ratusan siswa turut terlibat dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan di sekitar Kecamatan Jatiwangi dan kawasan Lapang Sutawangi.


Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga membangun kebiasaan positif di kalangan peserta didik untuk menjaga kebersihan, mencintai lingkungan, serta menumbuhkan kepedulian sosial sejak usia sekolah.


Melalui sinergi antara pendidikan karakter dan aksi ekologis, Pemkab Majalengka mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya.


Reporter: RNO

Editor: Agung

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl