REAL NEWS ONE - Madiun - Sebuah video beredar luas di media sosial. Isinya memprihatinkan : seorang oknum yang diduga pejabat terekam sedang bermain game di ponselnya saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun berlangsung.
Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun telah membenarkan bahwa video itu diambil di ruang rapat paripurna. Namun identitas sosok dalam video belum dipastikan.
Kami jurnalis di REAL NEWS ONE` tidak akan menghakimi siapa orangnya.
Kami hanya ingin bertanya tentang sikapnya .
Ruang paripurna bukan ruang tunggu.
Rapat paripurna bukan waktu senggang. Di ruangan itu dibahas : APBD, nasib rakyat, jalan rusak, sekolah, dan kesehatan.
Sementara di layar HP ada: `game`.
Logikanya kebalik. Rakyat yang di luar sana lagi berjuang bayar pajak. Yang di dalam malah `bermain saat rapat.
Rakyat tidak tuduh 1 orang. Karena kalau hanya 1, berarti ini masalah oknum. Tapi kalau ini dibiarkan, maka ini jadi budaya.
Budaya dimana jabatan dipakai untuk `selfie. Budaya dimana rapat dianggap `acara formalitas`.Budaya dimana "Yang Terhormat" lupa siapa yang menghormati.
Kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Madiun dan anggota DPRD di seluruh indonesia yang terhormat:
Rakyat pilih Anda untuk bekerja`, bukan untuk main`.
Rakyat gaji Anda dari pajak rakyat`, bukan dari `koin game`.
Jika memang lelah, istirahat. Jika memang tidak sanggup, mundur. Tapi jangan pernah menghina forum` dengan bermain saat rakyat sedang dititipkan harapan.
"Jabatan Itu Amanah. Bukan Hadiah.` mikrofon Itu Untuk Bersuara. Bukan Untuk Diam Saat Game Bunyi.`
Seluruh rakyat menyaksikan tunggu klarifikasi resmi dan tindakan tegas. Karena harga diri lembaga lebih mahal dari 1 nama.
Redaksi RNO
Media - PenjagaNalarKritis
Sumber : Dprd madiun.


