Gambar

Gambar

Masyarakat Kotamobagu Keluhkan Harga BBM Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter, Polres Diminta Turun Tangan

Redaksi
Kamis, 03 September 2026
Last Updated 2026-09-03T09:30:19Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


KOTAMOBAGU, REAL NEWS ONE – Masyarakat Kota Kotamobagu mengeluhkan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di sejumlah tempat penjualan. Harga BBM di tingkat tertentu disebut-sebut bisa mencapai Rp20 ribu per liter, angka yang dinilai sangat membebani masyarakat.


Kenaikan harga tersebut menjadi sorotan karena BBM merupakan kebutuhan penting, terutama bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan kendaraan untuk bekerja dan menjalankan aktivitas ekonomi.


Warga pun meminta Polres Kotamobagu turun langsung melakukan operasi dan pengawasan terhadap depot-depot atau tempat penjualan BBM yang diduga mematok harga jauh di atas harga kewajaran.


“Kalau benar ada yang menjual sampai Rp20 ribu per liter, kami berharap aparat turun mengecek. Masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya,” ujar salah seorang warga Kotamobagu.


Masyarakat meminta pemeriksaan tidak hanya menyasar pedagang di lapangan, tetapi juga dilakukan penelusuran terhadap asal pasokan, jalur distribusi, stok BBM hingga dasar penetapan harga, sehingga dapat diketahui penyebab tingginya harga tersebut.


Warga juga berharap apabila dalam operasi ditemukan adanya pelanggaran, seperti penimbunan, penyalahgunaan distribusi atau praktik perdagangan yang melanggar ketentuan, aparat dapat mengambil tindakan sesuai hukum yang berlaku.


Selain itu, masyarakat meminta adanya koordinasi antara Polres Kotamobagu, pemerintah daerah, Pertamina dan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan serta harga BBM tetap terkendali.


Keluhan harga BBM hingga Rp20 ribu per liter tersebut perlu mendapat perhatian serius. Namun, harga dan dugaan pelanggaran pada masing-masing depot perlu diverifikasi melalui pemeriksaan resmi, agar informasi yang beredar tidak menjadi tuduhan tanpa dasar.


Masyarakat berharap Polres Kotamobagu segera melakukan operasi pasar dan pengecekan depot-depot BBM guna memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus mencegah adanya pihak yang mengambil keuntungan secara tidak wajar di tengah kebutuhan BBM yang tinggi.


Reporter: R01

Editor: Tim Redaksi RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl