THE REAL NEWS ONE Majallengka- Di tengah derasnya spekulasi dan bisingnya asumsi publik, Partai Solidaritas Indonesia lewat Ketua PSI Bestari Barus justru memilih jalur yang adem.
Kunjungan Mas Didit Prabowo ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo jadi sorotan. Bukan karena dramanya, tapi karena adabnya.
Silaturahmi itu mengingatkan kita bahwa politik bukan arena perang . Beda kursi boleh, beda tujuan boleh, tapi beda adab? Jangan . Kursi kekuasaan boleh silih berganti, tapi jembatan silaturahmi jangan pernah putus .
Sikap adab tinggi Mas Didit memberi kita pelajaran mahal . Jabatan boleh setinggi langit, tapi adab harus lebih tinggi dari langit Itu baru namanya anak muda yang paham tata krama. Tidak silau oleh kuasa, tapi tetap hormat kepada sejarah.
Klarifikasi PSI lewat Pak Bestari Barus mengajarkan publik cara cerdas membedakan mana "fakta" mana "gorengan" Di saat banyak pihak sibuk menebar asumsi, PSI memilih menebar narasi. Di saat orang sibuk bikin gaduh, PSI memilih bikin adem .
Itu namanya politik beradab . Politik yang tidak membuat rakyat was-was, tapi membuat rakyat bangga.
Hormat penulis untuk PSI dan Pak Bestari Barus. Langkah kecil, tapi teladannya besar untuk bangsa. *
Redaksi RNO
Penulis Oleh: kang oby kresna


