Majalengka, THE REAL NEWS ONE– Asap hitam membumbung tinggi di langit Blok Wage, Desa Andir, Kecamatan Jatiwangi, Kamis (12/2/2026) menjelang waktu duhur.
Kobaran api melalap sebuah rumah warga sekitar pukul 11.30 WIB. Di tengah kepanikan dan jerit kekhawatiran, hadir sosok yang tak sekadar memberi perintah dari kejauhan, tetapi memilih berdiri di garis depan.
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM, tampak berjibaku di antara kepulan asap, ikut membantu tim pemadam kebakaran memadamkan si jago merah.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @eman_suherman15, orang nomor satu di Kabupaten Majalengka itu terlihat sigap, berbaur bersama petugas dan warga, memastikan api segera jinak sebelum merambat ke rumah-rumah lain.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah terjadi kebakaran di salah satu rumah warga Blok Wage Desa Andir Kecamatan Jatiwangi sekitar pukul 11.30 menjelang duhur,"
"Respon cepat @damkar_majalengka mematikan api agar tidak meluas ke rumah-rumah sekitarnya dan dugaan sementara kebakaran akibat konsleting arus listrik,"
"Semoga yang terkena musibah dikasih kesabaran dan insya Allah nanti bantuan segera kita kirimkan,” tulisnya. Seperti THE REAL NEWS ONE kutip dari akun @eman_suherman15
Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran Majalengka patut diapresiasi.
Dalam waktu sigap, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik—sebuah pengingat sunyi tentang pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah tangga.
Namun lebih dari sekadar peristiwa kebakaran, momen ini menghadirkan potret kepemimpinan yang membumi.
Di tengah terik dan asap pekat, kehadiran seorang bupati bukan hanya simbol jabatan, melainkan wujud empati yang menyentuh sisi terdalam kemanusiaan.
Aksi tersebut pun menuai banjir komentar positif dari masyarakat.
“Maa syaa Allah, Majalengka bangga punya bupati seperti bapak yang cepat, langsung hadir di masyarakat,” tulis akun @gelarsramdhani.
“Sehat-sehat mama aing,” timpal akun @qifrut_** penuh kehangatan.
"Terimakasih bapa bupati @eman_suherman15 sudah ikut membantu," kata akun @damkar-majalengka
Komentar lain pun berdatangan:
“Pemimpin sejati itu hadir saat rakyatnya susah. Hatur nuhun Pak Bupati sudah turun langsung,” tulis @her***
“Bukan cuma instruksi, tapi aksi. Ini baru contoh pemimpin yang nyata,” ungkap salah satu warga jatiwangi.
“Semoga Allah selalu jaga Pak Bupati. Bangga punya pemimpin yang peduli,” komentar warga.
“Cepat tanggap dan penuh empati. Majalengka langkung SAE bukan sekadar slogan,” tulis aku lainnya.
Di balik bara yang menghanguskan dinding rumah, terselip bara kepedulian yang justru menghangatkan hati banyak orang.
Musibah memang tak pernah diundang, tetapi solidaritas dan empati selalu bisa dihadirkan.
Di antara asap dan doa yang terangkat ke langit, Majalengka kembali belajar bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kebijakan, melainkan tentang keberanian untuk hadir—tepat di saat rakyat paling membutuhkan.***RNO


