Analisis politik Hukum
The Real News One - Dalam Era Globalisasi Yang Semakin Kompleks, Institusi Kepolisian (Polri) Seringkali Menjadi Titik Sentral Dalam Menjaga Stabilitas Dan Keamanan Nasional. Namun, Pertanyaan Yang Muncul Adalah Apakah Polri Akan Menjadi Benteng Terakhir Dalam Perang Dingin Mata Uang Yang Sedang Berlangsung ?
Analisis Penulis, Posisi Polri Yang Masih Dikuasai Oleh Elite Global Menimbulkan Kekhawatiran Bahwa Institusi Ini Dapat Digunakan Sebagai Alat Untuk Mengontrol Dan Mempengaruhi Kebijakan Ekonomi Nasional. Perang Dingin Mata Uang Yang Sedang Berlangsung Antara Negara-negara Besar Seperti Amerika Serikat, Cina, Dan Uni Eropa Telah Menciptakan Ketidakstabilan Ekonomi Global.
Dalam Konteks Ini, Polri Dapat Menjadi Target Untuk Dikendalikan Oleh Kekuatan Ekonomi Global Untuk Mencapai Kepentingan Mereka. Jika Polri Dapat Dikendalikan, Maka Institusi Ini Dapat Digunakan Untuk Menekan Pemerintah Nasional Untuk Mengambil Kebijakan Yang Menguntungkan Kekuatan Ekonomi Global.
Namun, Perlu Diingat Bahwa Polri Juga Memiliki Peran Penting Dalam Menjaga Keamanan Dan Stabilitas Nasional. Institusi Ini Harus Tetap Independen Dan Profesional Dalam Menjalankan Tugasnya, Tanpa Dipengaruhi Oleh Kepentingan Politik Atau Ekonomi.
Dalam Situasi Ini, Polri Harus Menjadi Benteng Terakhir Yang Menjaga Kedaulatan Dan Kepentingan Nasional. Institusi Ini Harus Siap Menghadapi Tantangan Dan Ancaman Yang Datang Dari Dalam Dan Luar Negeri, Sambil Tetap Menjaga Profesionalisme Dan Integritasnya.
*Apakah Polri Siap Menjadi Benteng Terakhir?* Hanya Waktu Yang Akan Menjawab Pertanyaan Ini. Namun, Satu Hal Yang Pasti Adalah Polri Harus Tetap Waspada Dan Siap Menghadapi Tantangan Yang Datang, Sambil Menjaga Kepentingan Nasional Dan Kedaulatan Negara.*
Penulis : Kang Oby Kresna
Sumber : Rangkuman Dari Berbagai Media Global Dan Nasional
Redaksional


