Gambar

Gambar

Sisi Lain MSJPS Ke-3: Napak Tilas Redaksi RNO ke Kediaman Penggagas, Menguak Perjuangan Sunyi Pak Upung Kuli Cangkul Pelatih Pencak Silat Margamukti

Tim Redaksi
Minggu, 08 November 2026
Last Updated 2026-11-08T14:28:19Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

MAJALENGKA, RNO — Di balik megah dan suksesnya perhelatan akbar Majalengka Sport Jawara Pencak Silat (MSJPS) Ke-3 yang dihelat pada 23–25 Oktober 2026 lalu di Alun-Alun Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, tersimpan lembaran kisah inspiratif yang menyentuh nurani.


Sebagai bentuk komitmen jurnalistik yang berpihak pada akar rumput, jajaran redaksi The Real News One (RNO) melakukan kunjungan khusus ke kediaman penggagas MSJPS di Jatiwangi pada Minggu, 8 November 2026. Dari silaturahim tersebut, terkuak sebuah narasi tentang "Langkah Sunyi Ksatria Margamukti" yang mendedikasikan hidupnya demi kelestarian seni bela diri tradisional.


Ketulusan Pak Upung: Dari Kuli Cangkul hingga Tabungan Kendang Latihan


Di balik setiap atlet cilik yang berprestasi di gelanggang, selalu berdiri sosok pelatih hebat yang bekerja tanpa pamrih. Dialah Pak Upung, seorang kuli cangkul yang juga pengurus sekaligus pelatih Padepokan Giri Mukti Pencak Silat di Desa Margamukti, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka.


Di tengah keterbatasan ekonomi dan minimnya fasilitas, Pak Upung membuktikan bahwa ketulusan cinta pada budaya jauh lebih kuat daripada sekadar mengharap uluran tangan bantuan pemerintah. Berkat cucuran keringatnya sebagai buruh cangkul, ia bersyukur bisa mewujudkan mimpi anak-anak didiknya.


"Cucuran keringat dari kuli macul ini Alhamdulillah bisa membeli seperangkat kendang lengkap, untuk menemani anak-anak berlatih pencak silat," ungkap Pak Upung penuh rasa syukur.

 

Ia turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pengurus Padepokan Giri Mukti, Pemerintah Desa Margamukti, serta komunitas MSJPS yang senantiasa memberikan ruang dan dukungan bagi anak-anak asuhnya.



Debut Membanggakan di MSJPS Ke-3

Perjuangan tanpa kenal lelah tersebut berbuah manis tatkala Padepokan Giri Mukti memberanikan diri mengirimkan para pendekar ciliknya untuk turun gelanggang dalam ajang Majalengka Sport Jawara Pencak Silat (MSJPS) Ke-3.


Meski berstatus sebagai kontingen pendatang baru yang baru pertama kali mencicipi ketatnya kompetisi, anak-anak didikan Pak Upung langsung mendulang prestasi membanggakan dengan sukses membawa pulang piala harapan.


Penggagas MSJPS, Sandra, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kemandirian dan mental baja yang ditunjukkan oleh Pak Upung beserta para anak didiknya.


"Apresiasi kami kepada Pak Upung yang bisa beli alat tanpa menunggu bantuan Dinas, sampai anak-anak bisa ikut ajang Majalengka Sport Jawara Pencak Silat ke-3, walaupun baru pertama kali ikut serta sudah mendapat piala harapan," ungkap Sandra kepada media RNO.

 

Seruan Penyelamatan Budaya: Negara dan Swasta Wajib Hadir


Menanggapi fenomena tersebut, Steering Committee MSJPS Ke-3, Tedi Mulyadinata, menegaskan bahwa ketahanan budaya bangsa tidak boleh hanya dibebankan pada pundak para pegiat akar rumput yang berjuang secara mandiri. Pihaknya menyerukan agar pemerintah maupun sektor swasta tergerak untuk bergandengan tangan merawat warisan leluhur.


"Saya berharap pemerintah maupun swasta bisa bekerja bersama dengan para pemelihara seni dan budaya, sehingga seni budaya kita tidak akan punah," harap Tedi.


Kisah Pak Upung dari Margamukti menjadi cerminan nyata bahwa di balik sunyinya pelosok desa, api pelestarian budaya Nusantara terus menyala berkat tangan-tangan tulus para pejuang sejati.


Reporter: Tim RNO

Redaksi RNO

Tajam, Aktual, Mempesona

Suara Rakyat, Nalar Bangsa — Kami Tidak Hanya Mengabarkan, Kami Merasakan.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl