MAJALENGKA, RNO — Gelaran akbar seni budaya dan olahraga pencak silat, Majalengka Sport Jawara Pencak Silat (MSJPS) Ke-3, resmi dimulai pada Kamis, 23 Oktober 2026. Bertempat di Alun-Alun Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, event prestisius ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 25 Oktober 2026.
Mengusung tema "Manunggal Ing Roso, Nyawiji Ing Prestasi, Nanjungkeun Budaya di Tanah Raharja" (Menyatukan rasa, bersatu dalam prestasi, dan menjunjung tinggi budaya di tanah yang makmur), event ini diinisiasi oleh Maharani Organizer berkolaborasi dengan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) serta Karang Taruna Desa Jatisura.
Pembukaan Resmi dan Antusiasme Peserta Lintas Daerah
Upacara pembukaan MSJPS ke-3 dilakukan secara khidmat dan meriah. Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Fraksi Golkar Abdul Toyib, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Uju Gustawan, S.E., Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Kadisparbud) Rahmat Kartono, S.STP., M.Si., serta Camat Jatiwangi Ade Anung Ilyaharja, A.Md. LLAJ, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimcam, Kepala desa Jatisura dan sekitarnya, serta tokoh seni dan budaya.
Tahun ini, MSJPS ke-3 mencatatkan antusiasme luar biasa dengan menghadirkan 361 peserta. Para peserta datang dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga remaja, mewakili berbagai paguron (perguruan) dari Kabupaten Majalengka, sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Barat, hingga luar Provinsi Jawa Barat seperti Medan, Palembang, hingga Aceh.
Wadah Prestasi dan Pelestarian Warisan Luhur Bangsa
Ketua Panitia Pelaksana, Muhamad Parhan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kehormatan yang diberikan kepada Kabupaten Majalengka sebagai tuan rumah bertemunya para atlet, pelatih, dan insan pencak silat nasional.
"Majalengka Sport Jawara Pencak Silat 3 bukan sekadar ajang pertandingan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memelihara, menjaga, dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya luhur bangsa Indonesia," ujar Parhan.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan sportivitas serta semangat persaudaraan. Dengan mengusung semboyan “Generasi Pesilat, Generasi Emas 2045! Jawara! Jaga Rawat Jawa Barat”, ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara fisik, matang dalam karakter, serta berakar kuat pada kebudayaan bangsa.
Visi dan Misi Strategis
Sementara itu, Steering Committee MSJPS ke-3, Tedi Mulyadinata, menjelaskan bahwa event ini memiliki visi utama menjadikan Majalengka Sport Jawara sebagai barometer kompetisi pencak silat prestasi dan seni yang unggul di Jawa Barat.
Adapun misi yang diusung meliputi:
- Menyelenggarakan kejuaraan pencak silat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
- Mewadahi pelestarian seni pencak silat tradisional sebagai identitas budaya lokal.
- Membangun jejaring silaturahmi yang kuat antar-paguron di wilayah Majalengka dan sekitarnya.
Di samping menjaring bibit-bibit unggul (talent scouting) untuk dipersiapkan menuju ajang tingkat regional hingga internasional, perhelatan berskala besar ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi pergerakan ekonomi kerakyatan, sektor pariwisata lokal, serta pemberdayaan UMKM di Majalengka.
Reporter: Agung
Editor: Tim Redaksi RNO

