Gambar

Gambar

KPK Gelar Operasi Tangkap Tangan di Bolmut Sulut, Bupati Sirajudin Lasena dan 14 Orang Lainnya Diamankan Terkait Proyek PUTR

Redaksi
Senin, 21 September 2026
Last Updated 2026-09-21T16:38:28Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


BOLAANG MONGONDOW UTARA, RNO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Senin (21/09/2026). Dalam operasi senyap tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena turut diamankan oleh tim penyidik KPK. Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan yang sedang dilakukan oleh timnya di lapangan.


Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa terdapat total 14 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Rinciannya, lima orang diamankan di Jakarta—termasuk Bupati Sirajudin Lasena—delapan orang diamankan di wilayah Sulawesi Utara (termasuk Bolmut), serta satu orang lainnya diamankan di Gorontalo. Pihak-pihak yang terjaring terdiri dari unsur penyelenggara negara, kepala dinas, aparatur sipil negara (ASN), hingga pihak swasta.


Diduga Terkait Proyek Dinas PUTR dan Barang Bukti Uang Tunai


Operasi tangkap tangan ini diduga berkaitan dengan praktik penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Bolmut yang berhubungan dengan sejumlah proyek. Salah satu fokus perhatian utama KPK adalah proyek pembangunan infrastruktur jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bolmut.


Selain mengamankan belasan orang, tim penyidik KPK turut menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dari sejumlah lokasi berbeda di Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Kendati demikian, pihak KPK belum merinci nominal keseluruhan maupun konstruksi perkara secara lengkap.


Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk memeriksa para pihak yang diamankan guna menentukan status hukum mereka. Publik di Sulawesi Utara, khususnya masyarakat Bolmut, kini masih menantikan konferensi pers serta penjelasan resmi dari lembaga antirasuah terkait kronologi lengkap dan konstruksi perkara dugaan korupsi tersebut.


Reporter: R01

Editor: Tim Redaksi RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl