Therealnewsone.id/KOTAMOBAGU — Duka kembali menyelimuti keluarga korban tragedi drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Satu lagi korban 'Muksin Dondo yang sebelumnya menjalani perawatan akibat insiden tersebut akhirnya meninggal dunia, menambah panjang daftar korban jiwa dalam tragedi yang terjadi saat pelaksanaan balap mobil tersebut.
Kapolres Kotamobagu AKBP. Abdul Kholik menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Kapolres Kotamobagu.
Sementara itu, menyangkut proses hukum atas tragedi tersebut, Kapolres menegaskan bahwa aparat penegak hukum masih terus melakukan penyelidikan. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengumpulkan berbagai barang bukti serta keterangan dari pihak-pihak yang dinilai mengetahui atau berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kapolres meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk menjalankan proses penyelidikan secara profesional dan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan.
Menurutnya, setiap keterangan, dokumen, maupun barang bukti yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap secara terang bagaimana tragedi tersebut terjadi serta memastikan ada tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan. Kami berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada kepolisian agar proses pengumpulan barang bukti dan keterangan dari semua pihak dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kepolisian, lanjut Kapolres, tetap berkomitmen melakukan investigasi secara menyeluruh sehingga masyarakat memperoleh kejelasan mengenai tragedi drag race di Upai.
Proses penyelidikan juga diharapkan dapat memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak, terutama keluarga korban yang saat ini tengah berduka dan menantikan kejelasan mengenai penyebab serta pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran hukum.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tidak hanya berorientasi pada penetapan pihak yang bertanggung jawab, tetapi juga untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.
Dengan bertambahnya korban meninggal dunia, perhatian publik terhadap penanganan kasus ini semakin besar. Karena itu, transparansi perkembangan penyelidikan serta pengungkapan fakta secara objektif menjadi penting agar tidak berkembang berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan dan seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut akan dimintai keterangan sesuai kebutuhan penyelidikan.
Harapannya, melalui proses investigasi yang menyeluruh, masyarakat dapat memperoleh kejelasan atas tragedi tersebut dan keluarga para korban mendapatkan keadilan sebagaimana mestinya.
Reporter: (R01)
Editor: Tim Redaksi RNO


