Gambar

Gambar

Iklan

Tragis, Drag Race di Jalan A.P. Mokoginta Kotamobagu Telan Korban Jiwa, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Redaksi
Minggu, 09 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-09T12:44:52Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


KOTAMOBAGU, THEREALNEWSONE.ID – Ajang drag race roda empat yang berlangsung di ruas Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, berujung tragis setelah kecelakaan di lintasan dilaporkan menyebabkan korban jiwa dan sejumlah korban luka-luka.


Insiden tersebut terjadi ketika kendaraan peserta melaju dalam kecepatan tinggi di lintasan lurus. Salah satu kendaraan diduga kehilangan kendali hingga keluar dari jalur balap dan menghantam area di sekitar lintasan.


Peristiwa itu kemudian menimbulkan sorotan terhadap aspek keselamatan penyelenggaraan, terutama terkait pemisahan antara lintasan balap dan area penonton.


Pengamanan Lintasan Jadi Sorotan


Informasi yang dihimpun menyebutkan, aspek pengamanan di sepanjang lintasan menjadi salah satu perhatian setelah kecelakaan terjadi.


Sejumlah saksi di lokasi menilai pembatas antara lintasan dan area penonton perlu menjadi perhatian serius dalam penyelenggaraan ajang dengan risiko tinggi seperti drag race.


“Seharusnya ada pagar pembatas yang kuat dan jarak aman bagi penonton. Ini sangat membahayakan sejak awal,” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi.


Namun, dugaan mengenai tidak memadainya sistem pengamanan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.


SOP Panitia Dipertanyakan


Selain kondisi lintasan, prosedur operasional standar (SOP) penyelenggara kini turut menjadi sorotan.


Sejumlah aspek yang perlu diperiksa antara lain perencanaan teknis lintasan, sistem pembatas dan zona aman penonton, pengamanan pada titik rawan, hingga kesiapan personel medis dan mekanisme evakuasi apabila terjadi kecelakaan.


Pertanyaan mengenai standar keselamatan tersebut penting dijawab secara objektif untuk mengetahui apakah seluruh persyaratan penyelenggaraan telah dipenuhi sebelum kegiatan berlangsung.


Apalagi, kendaraan yang digunakan dalam drag race memiliki tingkat risiko tinggi sehingga keselamatan pembalap, petugas, penonton, dan masyarakat di sekitar lokasi seharusnya menjadi bagian utama dari perencanaan kegiatan.


Polisi Diminta Usut Menyeluruh


Tragedi tersebut memunculkan desakan agar aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa rangkaian persiapan dan pelaksanaan kegiatan.


Penyelidikan diharapkan tidak hanya berfokus pada penyebab kendaraan kehilangan kendali, tetapi juga mengungkap kondisi lintasan, sistem pengamanan, perizinan, standar keselamatan, serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam penyelenggaraan.


Jika kemudian ditemukan pelanggaran atau kelalaian, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai jumlah pasti korban serta kondisi seluruh korban masih menunggu pendataan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.


Lokasi kejadian juga disebut telah ditangani untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyelenggaraan olahraga otomotif membutuhkan standar keselamatan yang ketat. Kecepatan dan kompetisi tidak boleh mengorbankan keselamatan manusia.


Laporan: R01 | THEREALNEWSONE.ID

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl