Gambar

Gambar

Iklan

Stok Beras Bulog Kasokandel Melimpah, Capai 15.800 Ton dan Dipastikan Aman Hingga Satu Tahun

Redaksi one
Kamis, 04 Juni 2026
Last Updated 2026-06-04T09:12:37Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 



REAL NEWS ONE - Majalengka,Persediaan beras di Gudang Bulog Kasokandel, Kabupaten Majalengka, saat ini dalam kondisi melimpah bahkan melebihi kapasitas penyimpanan yang tersedia. Hingga awal Juni 2026, stok beras yang tersimpan mencapai sekitar 15.800 ton, sementara kapasitas gudang hanya sekitar 14.000 ton.


Kepala Gudang Bulog Kasokandel, Saeful Awaludin mengatakan, ketersediaan beras yang ada saat ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk jangka waktu yang cukup panjang.


"Stok beras yang tersimpan saat ini sekitar 15.800 ton. Dengan jumlah tersebut, persediaan beras dipastikan aman hingga kurang lebih satu tahun ke depan," ujarnya saat ditemui awak media di kantornya, Kamis (4/6/2026).


Karena jumlah stok yang melebihi kapasitas gudang utama, Bulog terpaksa menyewa sejumlah gudang tambahan di beberapa wilayah untuk menampung cadangan beras tersebut.


"Untuk mengatasi overkapasitas, kami menyewa gudang tambahan di wilayah Panyingkiran, Jatiwangi dan Tomo," katanya.


Menurutnya, stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Kasokandel tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog juga memiliki peran penting dalam penyaluran bantuan pangan pemerintah.


Dalam satu tahun, penyaluran bantuan pangan yang dikelola mencapai sekitar 26.000 ton untuk wilayah Majalengka, Cirebon dan Kuningan.


"Setiap tahun sekitar 26 ribu ton beras disalurkan untuk program bantuan pangan bagi masyarakat di wilayah Majalengka, Cirebon dan Kuningan," jelasnya.


Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran, Bulog bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus melaksanakan operasi pasar murah di berbagai daerah.


Langkah tersebut dilakukan guna memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau sekaligus menekan potensi gejolak harga di pasaran.


Sementara itu, terkait penyerapan gabah petani, pihak Bulog bekerja sama dengan mitra swasta. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki Bulog dalam proses penyerapan langsung di lapangan.


"Penyerapan gabah dari petani dilakukan melalui pihak swasta atau mitra karena keterbatasan SDM yang kami miliki," ungkapnya.


Ia menjelaskan bahwa fungsi utama Gudang Bulog Kasokandel adalah menerima beras, menyimpan, serta mendistribusikannya sesuai kebutuhan program pemerintah maupun kebutuhan pasar.


"Di Gudang Kasokandel ini kami menerima beras, menyimpan dan mengeluarkannya kembali sesuai kebutuhan distribusi," katanya.


Selain itu, masyarakat juga dapat membeli beras langsung di Gudang Bulog Kasokandel dengan harga yang lebih terjangkau.


"Masyarakat bisa membeli beras medium langsung di sini dengan harga Rp11.000 per kilogram," pungkasnya.*spd

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl