Gambar

Gambar

Iklan

Majalengka Bergerak: Mengubah Pola Pikir Pengelolaan Sampah dari Rumah

Redaksi one
Sabtu, 06 Juni 2026
Last Updated 2026-06-06T07:52:11Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

 


MAJALENGKA, THE REAL NEWS ONE – Masalah sampah di Kabupaten Majalengka tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Pertumbuhan volume sampah yang terus meningkat menuntut kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah daerah semata.


Menyikapi urgensi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, Iing Misbahuddin, atau yang akrab disapa Kang Iing dari Fraksi PKS, mengajak masyarakat untuk melakukan transformasi perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga.


Dari Pembuang Menjadi Pengelola

Menurut Kang Iing, paradigma "membuang sampah pada tempatnya" kini sudah tidak lagi mencukupi untuk menghadapi tantangan lingkungan saat ini. Ia menekankan bahwa masyarakat harus mulai memahami alur pembuangan sampah agar tidak hanya sekadar memindahkan masalah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


"Sampah adalah masalah bersama. Kita perlu tahu ke mana sampah kita berakhir. Saat ini, bukan lagi sekadar soal 'membuang sampah pada tempatnya', sudah saatnya kita peduli! Langkah kecil kita dengan memilah sampah dan mengurangi plastik dari rumah sangat berarti untuk mengurangi beban TPA," tegas Kang Iing.


Aksi Nyata di Tingkat Rumah Tangga

Kang Iing menekankan bahwa solusi atas beban TPA yang kian menumpuk justru dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga. Berikut adalah langkah edukatif yang disarankan untuk masyarakat:

 * Pemilahan Sampah: Memisahkan antara sampah organik (sisa makanan) dan sampah anorganik (plastik, kertas, logam) sejak dari dapur.

 * Pengurangan Plastik: Meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan sehari-hari untuk mengurangi volume sampah yang sulit terurai.

 * Literasi Lingkungan: Membangun kepedulian dengan memahami bahwa setiap sampah yang dihasilkan memiliki konsekuensi bagi keberlangsungan lingkungan di masa depan.


Komitmen untuk Masa Depan

Pernyataan Kang Iing ini menjadi pengingat bagi warga Majalengka bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada armada pengangkut atau kapasitas TPA, tetapi sangat ditentukan oleh kedisiplinan warga dalam memilah sampah sebelum dikumpulkan.

"Lingkungan bersih dimulai dari aksi kita hari ini," pungkas Kang Iing menutup pernyataannya.


Edukasi berkelanjutan yang ditekankan oleh pihak legislatif ini diharapkan dapat memicu budaya baru yang lebih ramah lingkungan, guna mewujudkan Kabupaten Majalengka yang lebih asri, sehat, dan berkelanjutan.**

(Agung)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl