Majalengka, THE REAL NEWS ONE– Guna menjamin kebebasan beribadah serta memastikan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif, Kepolisian Sektor (Polsek) Dawuan Polres Majalengka Polda Jabar secara konsisten mengoptimalkan pelayanan prima. Langkah preventif yang dikemas dalam bentuk pengamanan melekat (plotting personel) ini difokuskan di rumah-rumah ibadah guna memberikan jaminan ketenangan bagi umat kristiani yang sedang melangsungkan ibadah, Minggu (14/06/2026).
Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran pengamanan ibadah minggu pagi ini menyasar kawasan Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Bethesda yang beralamat di Jalan Kesatuan No. 807 Blok Cempakasari RT 002 RW 011 Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Atas arahan Kapolres Majalengka melalui Kapolsek Dawuan AKP Asep Saepudin, S.Pd., tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tersebut dilaksanakan secara presisi oleh dua personel Polsek Dawuan, yaitu Kanit Binmas Aiptu Ahud Suhada Suteja bersama Bhabinkamtibmas Bripka Andri Saleh Saputra.
Petugas kepolisian hadir lebih awal di lokasi gereja untuk melakukan sterilisasi area sekitar serta memantau pergerakan jemaat yang datang. Ibadah kebaktian rutin tersebut dipimpin oleh Sdr. Yayan Heryanto, S.Si., yang sekaligus bertindak selaku penanggung jawab kegiatan, dengan dihadiri oleh sedikitnya 35 orang jemaat setempat. Kehadiran aktif petugas kepolisian berseragam dinas lengkap di area pintu masuk dan halaman gereja ini disambut dengan sangat terbuka, ramah, serta penuh rasa toleransi yang tinggi oleh pengurus maupun seluruh jemaat.
Melalui momentum tatap muka yang sejuk tersebut, Aiptu Ahud bersama Bripka Andri membangun komunikasi dua arah yang interaktif bersama pengurus gereja dan para pemuda gereja. Petugas memberikan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar, salah satunya mengingatkan pihak panitia untuk selalu waspada terhadap barang bawaan jemaat yang mencurigakan serta mengawasi kendaraan yang terparkir di halaman gereja demi mengantisipasi potensi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga diimbau agar selalu memastikan sepeda motor dalam kondisi stang terkunci rapat atau menggunakan kunci ganda tambahan.
Selain itu, personel Polsek Dawuan juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, bijak dalam bersosial media, menghindari bahaya judi online yang merusak ekonomi keluarga, serta diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan layanan cepat gratis Call Center 110 milik Polri apabila membutuhkan kehadiran mendesak jajaran kepolisian di lapangan. Berkat sinergitas yang solid antara Polri dan pihak gereja, seluruh rangkaian ibadah kebaktian berjalan dengan sangat aman, khidmat, tertib, dan kondusif.


