REAL NEWS ONE- Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan Gerakan Bersih-bersih Jumat (Geber Jumat) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di kawasan Panglayungan, Kecamatan Panyingkiran, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak turun ke lapangan untuk melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Namun pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat sorotan dari sejumlah warga yang menilai kegiatan itu belum menunjukkan hasil yang nyata. Warga berharap kegiatan Geber Jumat tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak konkret terhadap kebersihan lingkungan.
Pantauan di lokasi menunjukkan masih terdapat sejumlah titik di sepanjang Jalan Panglayungan atau Jalan Lingkar Utara yang dipenuhi rumput liar dan belum dilakukan pembabatan secara menyeluruh.
Salah seorang warga yang melintas mengaku heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, apabila seluruh ASN sudah diterjunkan ke lapangan, seharusnya hasil pekerjaan dapat terlihat lebih maksimal.
"Kalau memang seluruh ASN turun untuk bersih-bersih, seharusnya rumput-rumput di pinggir jalan juga dibabat sampai bersih. Ini masih banyak yang tinggi. Terus mereka pada ngapain aja?" ujar seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Dedi (42), menilai kegiatan kebersihan perlu dibarengi dengan target yang jelas dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
"Kami mendukung kegiatan Geber Jumat karena tujuannya bagus. Tapi jangan hanya ramai saat acara berlangsung. Yang lebih penting adalah hasilnya terlihat dan lingkungan benar-benar bersih setelah kegiatan selesai," katanya.
Menurut warga, momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya pada saat kegiatan tertentu.
Masyarakat berharap kegiatan Geber Jumat ke depan dapat dilakukan lebih terarah dengan fokus pada titik-titik yang membutuhkan penanganan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.
"Geber Jumat jangan hanya menjadi kegiatan seremonial belaka. Harus ada bukti konkret yang dihasilkan agar masyarakat bisa melihat langsung manfaatnya," ujar seorang warga lainnya.
Dengan keterlibatan seluruh perangkat daerah, masyarakat berharap gerakan kebersihan yang digagas Pemerintah Kabupaten Majalengka dapat menjadi contoh dalam membangun budaya hidup bersih serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, sehat, dan tertata.*spd


