Gambar

Gambar

Iklan

Rumah Ditempeli Stiker “Keluarga Miskin”, Sejumlah Warga Jatiserang Mundur dari Penerima Bansos

Redaksi one
Kamis, 12 Februari 2026
Last Updated 2026-02-12T13:36:34Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


Real News One - Majalengka, Sejumlah warga penerima bantuan sosial (bansos) di Desa Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, mengundurkan diri setelah rumah mereka ditempeli stiker bertuliskan “Keluarga Miskin”. Langkah tersebut merupakan bagian dari proses validasi dan pemutakhiran data penerima bantuan agar tepat sasaran.


Pemasangan stiker dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Majalengka bersama pemerintah desa, Rabu (12/2/2026). Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.


Di lapangan, petugas menelusuri permukiman warga dan memasang stiker “Keluarga Penerima Bantuan” pada rumah-rumah penerima. Dalam proses tersebut, ditemukan sejumlah rumah dengan kondisi layak huni, bahkan sebagian penerimanya tercatat memiliki kendaraan pribadi roda empat maupun sepeda motor.


Sebagian warga yang merasa kondisi ekonominya telah membaik menolak rumahnya ditempeli stiker. Mereka kemudian memilih mengundurkan diri secara tertulis sebagai penerima bantuan sosial.


Kepala Desa Jatiserang, Tirta Wirahman, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Bupati Majalengka dan pemerintah kecamatan.


“Dengan adanya stiker, warga yang merasa sudah sejahtera akan malu jika tetap menerima bantuan. Mereka kemudian mengundurkan diri secara sukarela demi rasa keadilan sosial,” kata Tirta.


Ia menyebutkan, di Desa Jatiserang terdapat 1.512 penerima bantuan sosial dari berbagai program. Namun, sekitar 800 kepala keluarga (KK) yang rumahnya telah dipasangi stiker.


“Yang rumahnya dipasang stiker sekitar 800 KK, karena dalam satu KK ada yang menerima dua, tiga, bahkan empat jenis bantuan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan pemasangan stiker merupakan instruksi pemerintah daerah untuk meningkatkan akurasi data penerima.


Ia memaparkan, di Kabupaten Majalengka terdapat sekitar 52.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), 125.000 KPM Program Keluarga Harapan (PKH), 172.000 KPM bantuan pangan, serta sekitar 200.000 KPM BLT Kesra.


“Dengan pemasangan stiker ini, masyarakat bisa menilai sendiri apakah mereka masih layak menerima bantuan atau tidak,” ujar Apip.


Menurutnya, program validasi tersebut diharapkan mampu mendorong pemerataan bantuan sosial serta memastikan warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan haknya.


Di sejumlah titik, petugas juga memasang stiker pada rumah warga kurang mampu sebagai bentuk transparansi data. Pemerintah desa dan Dinas Sosial memastikan proses evaluasi tetap dilakukan secara bertahap dan mengedepankan prinsip keadilan sosial.*"

Gungs


Bagaimana pendapat Anda soal pemasangan stiker penerima bansos ini? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl