THE REAL NEWS ONE -
Majalengka, sebuah kota kecil di Jawa Barat, menyimpan banyak rahasia sejarah yang belum terungkap. Salah satu di antaranya adalah jejak penjajahan Jepang yang masih bisa dilihat hingga hari ini.(sabtu, 7/2/2026).
Mang Naro, tokoh budaya dan sejarah Majalengka, memaparkan bahwa Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942, dengan pura-pura menjadi bangsa penolong atas penjajahan Belanda.
"Jepang datang dengan janji kemerdekaan, tapi kenyataannya mereka hanya ingin menguasai sumber daya alam kita," ujar Mang Naro kepada siswa-siswi MI Miftahul Huda Cidenok.
Siswa-siswi itu sangat antusias mendengar cerita tentang sejarah Majalengka,yang di paparkan secara rinci oleh tokoh budayawan dan sejarah majalengka.
Para siswa siswi MI Miftahul Huda juga mengunjungi Goa Jepang, sebuah markas rahasia Jepang yang masih utuh, dan Gedung Juang, yang dulu dikenal sebagai Gedung Asisten Residen.
"Sejarah Majalengka sangat kaya dan menarik. Kita harus belajar dari sejarah agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu," kata salah satu siswa.
Mang Naro juga memaparkan tentang Museum Grumala, yang menyimpan banyak artefak kuno, fosil binatang purba, dan naskah-naskah kuno. Siswa-siswi juga mengunjungi Taman Sejarah, yang menceritakan tentang perjalanan sejarah Majalengka hingga terbentuknya Kabupaten Majalengka pada 11 Februari 1840.
"Lanjut mang Naro, edukasi sejarah seperti ini sangat penting bagi generasi muda, agar mereka dapat memahami dan menghargai sejarah bangsa terutama untuk siswa siswi MI Miftahul Huda."pungkasnya.
Redaksi RNO



