Gambar

Gambar

Pengukuhan DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Jawa Barat Periode 2026–2029: Momentum Perkuat Ideologi Kerakyatan dan Mitra Strategis Pembangunan

Tim Redaksi
Minggu, 25 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-25T08:42:07Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


BANDUNG, RNO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Jawa Barat resmi melangsungkan acara Pengukuhan Pengurus DPD GPM Jawa Barat Periode 2026–2029 beserta jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Barat. Perhelatan khidmat ini dilangsungkan di Asia-Africa Room, Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.


Kegiatan penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Abdy Yuhana, unsur Forkopimda Jawa Barat, Ketua Umum DPP GPM Emir Moeis, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, serta para tamu undangan dan kader marhaenis dari berbagai daerah.


Konsolidasi Gerakan dan Komitmen Kebangsaan


Dalam sambutannya, Ketua DPD GPM Jawa Barat, Akhmad Dimyati, menegaskan kembali pentingnya menjaga nilai-nilai Marhaenisme sebagai bentuk reaksi terhadap ketidakadilan dan kapitalisme yang serakah. Ia juga menekankan bahwa kader-kader marhaenis senantiasa memegang teguh prinsip sosialisme yang religius, toleran, serta berkomitmen untuk terus merawat persatuan bangsa.


Sementara itu, Ketua Umum DPP GPM, Emir Moeis, mengingatkan para kader agar senantiasa menjaga integritas dan menjadikan organisasi sebagai wadah perjuangan kerakyatan yang anti-diskriminasi. Ia berpesan agar GPM mampu memperkuat komunikasi dan kedekatan langsung dengan masyarakat guna menjawab berbagai persoalan riil di tengah rakyat, seperti pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.


Pemprov Jabar Dorong Kolaborasi Nyata Pengentasan Kemiskinan


Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang hadir mewakili jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menyambut baik terselenggaranya pengukuhan ini. Dalam pemaparannya, Sekda Jabar mengaitkan nilai-nilai dasar Marhaenisme dan kearifan lokal Sunda dengan kerja nyata penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.


Herman memaparkan bahwa meskipun Jawa Barat memiliki tantangan besar dengan jumlah penduduk mencapai 51,16 juta jiwa, kinerja penanganan kemiskinan terus menunjukkan tren positif berkat kerja bersama (sarerey, saiyun, sabobot, sapihanean). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk keluarga besar Gerakan Pemuda Marhaenis, untuk bergerak bersama menjadi mitra kritis sekaligus strategis dalam mengawal program pembangunan daerah.


"Pak Ketua DPP, tapi langkung saé action, prak-prakkan! Merealisasikan prakarsa rakyat di lapangan, itu sasaran. Kita bergerak di 27 kabupaten/kota tanpa melihat organisasi apa, yang penting ujungnya Jabar Istimewa," ujar Herman Suryatman di hadapan ratusan kader yang memadati ruangan sejarah Savoy Homann.


Melalui pengukuhan pengurus baru ini, GPM Jawa Barat diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai motor penggerak ideologi kerakyatan, merawat warisan pemikiran Bung Karno, serta berkontribusi nyata dalam membawa kemajuan bagi masyarakat Jawa Barat.


Reporter: Agung

Editor: Tim Redaksi RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl