Gambar

Gambar

Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Majalengka Luncurkan Program "Penca Perdaya" di Tarikolot

Tim Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-12T06:21:42Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


MAJALENGKA, RNO — Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan program Penca Perdaya (Penanaman Cabai Pekarangan Berdaya) di Kelurahan Tarikolot, Kecamatan Majalengka, Senin (12/10/2026). Langkah strategis ini diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka guna memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meredam laju inflasi daerah.


Program Penca Perdaya mengajak masyarakat secara aktif memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai sebagai salah satu komoditas harian yang paling dibutuhkan dalam konsumsi dapur. Melalui gerakan mandiri ini, ketergantungan rumah tangga terhadap pembelian cabai di pasar—terutama saat lonjakan harga terjadi—diharapkan dapat ditekan secara signifikan.


Peran Penting Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Harga


Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas harga pangan. Meski Kabupaten Majalengka dikenal sebagai salah satu daerah penghasil cabai, volume konsumsi yang tinggi di tengah masyarakat tetap berdampak langsung pada pergerakan harga pasar.


"Cabai ini komoditas yang unik. Setiap hari, hampir setiap rumah tangga membutuhkan cabai. Karena dianggap sepele, kebutuhan kecil ini kalau digabungkan seluruh masyarakat nilainya menjadi sangat besar dan memengaruhi inflasi. Lewat gerakan Penca Perdaya, kita mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan mandiri," ungkap Bupati Eman.


Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu memiliki lahan pertanian yang luas untuk ikut serta. Ruang terbatas di sekitar hunian dapat dioptimalkan menggunakan pot, polybag, hingga wadah bekas yang layak pakai seperti botol dan galon air minum. Selain menghemat pengeluaran dapur, lingkungan rumah pun menjadi lebih hijau, tertata, dan produktif.


Tahap Uji Coba di Tiga Wilayah


Sementara itu, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, memaparkan bahwa pada tahap awal peluncurannya, program Penca Perdaya diuji coba di tiga wilayah administratif:

  •  Kelurahan Tarikolot, Kecamatan Majalengka
  • Desa Kagok, Kecamatan Banjaran
  • Desa Loji, Kecamatan Palasah


Uji coba ini menjadi langkah awal untuk mengukur efektivitas program serta memantik antusiasme warga dalam mengoptimalkan pekarangan secara produktif.


"Hari ini kita uji coba di tiga desa/kelurahan. Hasilnya akan terus kita evaluasi bersama para penyuluh pertanian. Kami ingin membangkitkan semangat kebersamaan ini agar nantinya dapat diterapkan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka," jelas Gatot.

 

Pihaknya berharap pendampingan intensif dari para penyuluh pertanian dapat mengubah gerakan ini menjadi kebiasaan berkelanjutan di tengah masyarakat.


Sambutan Positif Warga


Inisiatif pemerintah daerah ini disambut antusias oleh warga setempat. Ekawati (salah seorang warga Kelurahan Tarikolot) menilai bahwa program tersebut memberikan solusi praktis bagi kebutuhan sehari-hari keluarga.


"Menurut saya, program ini sangat bagus karena menanam cabai bisa dilakukan di pekarangan rumah, meskipun lahannya tidak luas. Kalau kita punya tanaman cabai sendiri, saat membutuhkan untuk memasak tinggal memetik. Selain lebih praktis, mudah-mudahan juga bisa menghemat pengeluaran rumah tangga," ungkap Ekawati.


Melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat, program Penca Perdaya diharapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas harga cabai di Majalengka, tetapi juga menumbuhkan budaya kemandirian pangan dari lingkup terkecil, selaras dengan semangat Majalengka Langkung Sae.


Reporter: Spd

Editor: Tim Redaksi RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl