Gambar

Gambar

HMI Cabang Majalengka Gandeng Disarpusda Gelar Literasi Bersama Setiap Kamis, Dorong Budaya Baca dan Cerdas Sejak Usia Dini

Tim Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-30T17:50:23Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


MAJALENGKA, RNO — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majalengka menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan dunia pendidikan daerah melalui kolaborasi bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kabupaten Majalengka. Kedua instansi ini rutin menghelat program Literasi Bersama yang dipusatkan di lingkungan perpustakaan daerah Kabupaten Majalengka setiap hari Kamis.


Program ini dihadirkan sebagai langkah strategis bersama untuk menumbuhkan minat baca, memperkuat budaya literasi, serta memperluas akses edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar di Kabupaten Majalengka.


Sentuhan Kreatif dan Pendekatan Ramah Anak


Dalam pelaksanaannya, kader-kader HMI Cabang Majalengka aktif mengambil peran lewat berbagai kegiatan edukatif yang interaktif, seperti sesi mendongeng (storytelling), membaca bersama, hingga beragam aktivitas kreatif guna mendekatkan anak-anak dengan dunia buku dan pengetahuan. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan demi merangsang rasa ingin tahu dan kreativitas anak sejak usia dini.


Bagi kalangan mahasiswa, gerakan ini dimaknai lebih dari sekadar aktivitas membaca dan menulis. Lebih dari itu, literasi dipandang sebagai instrumen penting untuk membentuk pola pikir kritis, mengasah kemampuan memahami informasi, serta mengembangkan imajinasi publik.


Wujud Pengabdian Intelektual Mahasiswa


Perwakilan Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) HMI Cabang Majalengka, Ihsan Arsal, menegaskan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan literasi merupakan bentuk nyata pengabdian intelektual kepada masyarakat.


"Bagi kami, literasi bukan sekadar mengajak masyarakat membaca buku, melainkan membangun kebiasaan berpikir, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan membuka ruang bagi anak-anak untuk mengenal dunia melalui pengetahuan. Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga mewujudkannya melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung," ujar Ihsan Arsal.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Majalengka, Ayang Widianingsih, menyoroti pentingnya meramu metode literasi yang ramah anak dan penuh kegembiraan.


"Menumbuhkan minat baca perlu dimulai dengan menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui mendongeng, membaca bersama, dan aktivitas kreatif, anak-anak dapat mengenal buku bukan sebagai kewajiban, melainkan sebagai teman untuk belajar, berimajinasi, dan memahami lingkungan di sekitarnya," ungkap Ayang Widianingsih.

 

Perkuat Fungsi Perpustakaan Sebagai Ruang Publik Inklusif


Kegiatan Literasi Bersama ini terbuka secara inklusif untuk masyarakat umum, pelajar sekolah, hingga kalangan mahasiswa, sekaligus berfungsi untuk mengoptimalkan peran perpustakaan daerah sebagai pusat belajar bersama yang nyaman.


Melalui kesinambungan program rutin setiap hari Kamis ini, HMI Cabang Majalengka bersama Disarpusda bertekad membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan—bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan menjelma sebagai gerakan dan kebiasaan kolektif warga. Dengan perluasan akses pengetahuan ini, Majalengka diharapkan mampu melahirkan generasi masa depan yang cerdas, kritis, kreatif, dan berdaya saing tinggi.


Reporter: Agung

Sumber: Parhan HMI Majalengka

Editor: Tim Redaksi RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl