CISOLOK, SUKABUMI // RNO — Arena Demokrasi pemuda di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi berlangsung hangat dan penuh dinamika. Pemerintah Kecamatan Cisolok sukses menggelar gelaran Temu Karya Karang Taruna II Kecamatan Cisolok Masa Bhakti 2026–2031 yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Cisolok, Minggu (25/10/2026) siang.
Perhelatan yang dihadiri sekitar 55 peserta dari berbagai unsur kepemudaan ini menjadi panggung regenerasi kepemimpinan Karang Taruna di 13 desa se-Kecamatan Cisolok.
Persaingan Ketat 13 Suara Desa
Proses pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cisolok Periode 2026–2031 menghadirkan persaingan sengit antara dua kandidat terbaik, yakni Deni Kurnia dan Dede SB. Dari total 13 hak suara yang diperebutkan mewakili para ketua Karang Taruna desa, Deni Kurnia akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang usai mengantongi 7 suara. Sementara rivalnya, Dede SB, menempel ketat dengan raihan 6 suara.
Dengan hasil voting yang berjalan transparan dan demokratis tersebut, Deni Kurnia secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cisolok terpilih untuk lima tahun ke depan.
Pesan Camat Cisolok: Pemuda Harus Inklusif dan Berdaya Saing
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, S.Ag., yang membuka serta mengawal langsung jalannya Temu Karya II, menekankan pentingnya peran pemuda sebagai wadah penopang pembangunan daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam arahannya, Okih mengingatkan agar kepengurusan Karang Taruna yang baru senantiasa mengedepankan asas musyawarah, kepemimpinan yang inklusif, serta transparansi dalam tata kelola organisasi.
"Karang Taruna harus mampu menghadirkan program kerja yang konkret, menjalin sinergi erat dengan pemerintah, serta mengelola organisasi secara tertib, transparan, dan akuntabel demi mendorong kemajuan pemuda serta kesejahteraan masyarakat di Cisolok," tegas Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq.
Sinergi Lintas Sektor Demi Cisolok dan Sukabumi Mubarokah
Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimcam, pengurus KNPI Kecamatan Cisolok, perwakilan Ormas/OKP, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal konsolidasi kepemudaan pasca-pemilihan.
Pasca-penetapan, Ketua Terpilih Deni Kurnia didorong untuk segera menyelesaikan administrasi hasil Temu Karya II dan melakukan konsolidasi menyeluruh bersama jajaran Karang Taruna di 13 desa. Langkah ini krusial untuk menyusun kepengurusan serta merumuskan program kerja strategis yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif pemuda, penanganan masalah sosial, pelestarian lingkungan, dan pengembangan potensi lokal.
Sinergi kuat antara Karang Taruna, Pemerintah Kecamatan, dan Forkopimcam ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak mewujudkan wilayah Cisolok yang kondusif, religius, serta berkontribusi nyata menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).
Reporter: Menks
Editor: Tim Redaksi RNO

