MAJALENGKA, RNO — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka, Ikin Asikin, mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majalengka agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan digital.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya akun media sosial serta nomor WhatsApp palsu yang secara sengaja mencatut nama, foto, dan identitas dirinya guna melancarkan aksi kejahatan.
Ikin memastikan secara tegas bahwa nomor maupun akun yang menghubungi warga dengan dalih meminta uang, transfer, imbalan, atau kepentingan pribadi lainnya dipastikan bukan kontak resminya.
"Apabila ada akun media sosial atau WhatsApp yang mengatasnamakan saya, kemudian menghubungi masyarakat untuk meminta uang, transfer, imbalan, maupun kepentingan lainnya, jangan ditanggapi. Kami pastikan itu bukan akun resmi saya dan merupakan hoaks," ujar Ikin Asikin, Rabu (30/09/2026).
Jangan Mudah Percaya dan Klik Tautan Mencurigakan
Ikin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh pesan yang seolah-olah dikirimkan oleh pejabat publik. Terlebih jika pesan tersebut berisi permintaan transfer dana, pengumpulan data pribadi, atau menyertakan tautan (link) asing tertentu.
Ia mengimbau warga untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi melalui kanal komunikasi resmi milik BKPSDM Kabupaten Majalengka sebelum merespons pesan mencurigakan. Langkah kehati-hatian ini sangat krusial guna menghindari kerugian material maupun penyalahgunaan data pribadi.
"Jangan langsung percaya. Silakan lakukan pengecekan dan konfirmasi melalui kanal resmi BKPSDM. Jangan memberikan data pribadi dan jangan melakukan transfer apabila belum dipastikan kebenarannya," tegasnya.
Saluran Pengaduan Resmi
BKPSDM Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran hoaks dan modus penipuan daring dengan cara tidak meneruskan (forward) pesan yang belum jelas kebenarannya.
Bagi masyarakat atau ASN yang mendapati adanya akun palsu atau aktivitas mencurigakan yang mencatut nama Kepala BKPSDM, diminta untuk segera melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi, seperti platform SP4N-LAPOR!, situs web resmi BKPSDM, atau melalui akun media sosial terverifikasi milik BKPSDM Kabupaten Majalengka.
"Sekali lagi, apabila ada akun atau WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM Majalengka dan meminta uang, transfer, imbalan, ataupun data pribadi, jangan ditanggapi. Itu bukan saya dan dapat dipastikan sebagai hoaks," pungkas Ikin.
Reporter: Spd
Editor: Tim Redaksi RNO

