Gambar

Gambar

DPD PUI Majalengka Gelar Workshop Kepala Madrasah dan Sekolah, Bupati Eman Dorong Payung Hukum untuk Perkuat Pendidikan Keagamaan

Redaksi
Kamis, 10 September 2026
Last Updated 2026-09-10T09:23:31Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


MAJALENGKA, RNO — Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Umat Islam (DPD PUI) Kabupaten Majalengka menggelar Workshop Kepala Madrasah dan Sekolah PUI se-Kabupaten Majalengka yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi di Gedung Bapermin Majalengka, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Madrasah PUI yang Unggul melalui Penguatan Tata Kelola Lembaga dan Jam’iyyah PUI.”


Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka H. Eman Suherman, Ketua DPD PUI Kabupaten Majalengka K.H. Asep Zaki Mulyanto beserta jajaran pengurus, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, para kepala sekolah dan madrasah PUI, jajaran Dewan Syariah dan Dewan Pakar, pengurus Wanita PUI, Ketua Pemuda PUI, Hijar, Hima PUI, perwakilan DPRD, serta sejumlah mitra strategis.


Ketua DPD PUI Majalengka, K.H. Asep Zaki Mulyatno, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan khidmat bagi para pengelola lembaga pendidikan. Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat 241 lembaga pendidikan di bawah naungan PUI Majalengka, yang meliputi 38 RA, 54 MI, 19 MTs dan SMP, 10 MA dan SMK, serta 120 MDTA. Jaringan luas ini menaungi sekitar 1.200 guru dan lebih dari 25.000 murid.


“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan khidmat para kepala satuan dan kepala madrasah PUI. Kami menyebutnya khidmat, bukan sekadar bekerja. Jika kita niatkan berkhidmat dengan penuh keikhlasan, isyhadu bi anna muslimun, insyaAllah perjalanan ini berkah dan bernilai ibadah di hadapan Allah SWT,” ujar K.H. Asep.


K.H. Asep juga mengingatkan kembali visi pendidikan PUI sejak 1911, yakni membentuk generasi yang bener, pinter, dan parigel—di mana santri tidak hanya memiliki pemahaman agama dan akhlak yang kuat (bener), adaptif terhadap zaman (pinter), tetapi juga menguasai keterampilan modern seperti coding dan robotik agar bermanfaat bagi umat (parigel).


Bupati Eman Dorong Payung Hukum untuk Madrasah dan MDTA



Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pejuang pendidikan PUI dalam membangun karakter dan sumber daya manusia di Majalengka.


Menjawab tantangan dukungan infrastruktur bagi madrasah dan MDTA, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Majalengka tengah mendorong penyusunan payung hukum daerah berupa Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup). Regulasi ini diperlukan agar dukungan anggaran melalui APBD dapat disalurkan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan mengingat urusan agama merupakan kewenangan pemerintah pusat.


“Kami sedang mendorong penyusunan Naskah Akademik bersama Kemenag dan stakeholder terkait. Kami bukan pelit, tetapi semua harus sesuai aturan agar bantuan bisa digelontorkan secara akuntabel,” tegas Bupati Eman.


Selain itu, Bupati juga mengajak PUI untuk turut berkontribusi meningkatkan angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Majalengka yang saat ini berada di kisaran 7,8 tahun agar bisa mencapai target 9 tahun, salah satunya melalui pengembangan jalur pendidikan nonformal seperti PKBM.


Di hadapan para pendidik, Bupati juga mengingatkan pentingnya membentengi generasi muda dari dampak negatif digitalisasi agar anak-anak tetap menghormati orang tua dan guru di tengah pesatnya perkembangan teknologi.


Rangkaian acara ini turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para senior PUI, kepala sekolah, serta guru PUI yang telah mendedikasikan diri bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Majalengka.


Reporter: Spd || Editor: Agung RNO

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl