MAJALENGKA, REAL NEWS ONE — Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara terbuka menilai performa PT Sindangkasih Multi Usaha (PT SMU) belum menggairahkan usai menggelar rapat kerja bersama jajaran direksi dan komisaris baru, Selasa (8/9/2026). Perusahaan pelat merah milik Pemkab Majalengka tersebut dinilai tengah berada dalam kondisi finansial yang memprihatinkan.
"Ya, kalau jujur saja, saya masih melihat performa perusahaan ini kan belum menggairahkan. Karena apa? Mereka menerima kewenangan untuk melanjutkan itu dalam kondisi sedang sakit. Bahkan kalau saya katakan tadi, ini dalam kondisi sakit yang stadiunnya mungkin, tah, bisa nyantai ke stadiun empat mungkin ya," ungkap Bupati Eman kepada awak media.
Evaluasi Kinerja dan Kontribusi PAD yang Minim
Bupati memaparkan, dari berbagai lini bisnis yang ada, hanya sebagian kecil subbidang usaha—seperti sektor pengelolaan gas—yang dinilai sehat dan mampu menopang operasional perusahaan, termasuk pembayaran gaji pegawai. Kendati demikian, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai masih sangat minim dan jauh dari kata ideal.
Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), konversi pendapatan bersih yang masuk ke kas PAD tercatat hanya berada di angka Rp124 juta.
"Percuma pendapatan tinggi, tapi konversi terhadap PAD-nya tadi hanya Rp124 juta, ya? Bayangkan, Rp124 juta dengan perusahaan seperti ini kan? Tetap tadi, bagi subbidang usaha yang betul-belajar koleb dan tidak bisa menghasilkan, sudah putuskan saja, biar bertahan. Tapi subbidang usaha yang lain, dorong," tegasnya.
Sebagai langkah penyelamatan, Pemkab Majalengka selaku pemilik modal tidak serta-merta menggelontorkan penyertaan modal baru. Fokus utama saat ini adalah menyehatkan struktur organisasi dan tata kelola internal perusahaan terlebih dahulu. Pemerintah daerah juga berencana mendorong optimalisasi aset-aset daerah agar dapat dikerjasamakan guna mendongkrak performa bisnis PT SMU.
Peringatan Keras untuk Jajaran Direksi Baru
Di hadapan jajaran direksi dan komisaris yang baru mengemban amanah tahun ini, Bupati Eman menyampaikan pesan tegas dan peringatan agar bekerja secara profesional serta amanah. Ia secara blak-blakan mengaku tidak ingin ikut menanggung malu akibat kinerja buruk manajemen.
"Saya katakan, saya tidak ingin dipermalukan oleh teman-teman. Kenapa? Ketika saya menyetujui teman-teman diangkat menjadi komisaris dan direksi, jangan sampai kinerja jelek. Kinerja jelek, berarti kan saya malu. Ya, karena Bapak tidak amanah. Jadilah komisaris dan direksi yang amanah," tandasnya.
Meski berorientasi pada pencarian keuntungan (profit-oriented), Bupati mengingatkan agar muara akhir dari kinerja PT SMU tetap berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui setoran PAD yang sehat dan optimal untuk pembangunan daerah.
Reporter: Agung
Editor: Tim Redaksi RNO


