REAL NEWS ONE - MAJALENGKA — Guna membekali generasi muda dengan nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air, Komandan Rayon Militer (Danramil) 1701/Majalengka Kota, Kapten Arh. Winarno,didampingi Babinsa Sertu Rahmat Hidayat memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada ratusan siswa Sekolah Menegah Atas (SMA) PGRI Majalengka, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru. Hadir sebagai pengisi materi utama, Kapten Arh. Winarno menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya kaum perempuan, dalam menjaga keutuhan NKRI di era digital.
Dalam paparannya, Danramil 1701/Majalengka menyampaikan bahwa bela negara di masa kini tidak lagi identik dengan angkat senjata, melainkan bagaimana menyaring informasi, berprestasi, serta menjaga moralitas bangsa.
"Adik-adik sekalian adalah calon-calon pemimpin masa depan. Bela negara saat ini bisa diwujudkan dengan cara belajar tekun, bijak bersosial media, tidak mudah terprovokasi hoaks, dan menjaga akhlakul karimah. Di pundak kalianlah kemajuan bangsa ini dititipkan," ujar Kapten Arh. Winarno di hadapan para siswa.
Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif. Danramil tidak hanya memberikan ceramah teoretis, tetapi juga mengajak para siswi berdialog aktif mengenai tantangan kebangsaan saat ini, seperti lunturnya rasa gotong royong dan ancaman siber.
Sementara pihak sekolah mengapresiasi penuh kehadiran Danramil Majalengka Kota beserta jajaran. Kepala SMA PGRI Majalengka menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk membentuk karakter siswi yang tidak hanya unggul secara akademis dan agama, tetapi juga memiliki nasionalisme yang kuat.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para siswi yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan sudut pandang baru mengenai arti bela negara yang sesungguhnya.
"Awalnya saya kira materi dari TNI bakal tegang dan kaku, ternyata seru banget. Penjelasan dari Pak Danramil gampang dimengerti. Saya baru sadar kalau belajar dengan rajin dan tidak ikut-ikutan menyebarkan berita bohong di grup WhatsApp itu sudah termasuk bentuk bela negara yang nyata buat kami."ujar Zahra
Gilang (16) siswa PGRI Majalengka mengapresiasi peran TNI dalam kegiatan MPLS
"Materi yang disampaikan Kapten Winarno tadi sangat memotivasi kami, terutama bagian tentang tantangan pemudi di era digital. Kami sebagai anak sekolah diingatkan untuk tetap menjaga identitas bangsa dan nilai-nilai agama di tengah kemajuan teknologi. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus rutin diadakan di sekolah kami."tuturnya.spd


